Gelar Ibadah Natal Bersama, Ini Yang Dikatakan OD Untuk Pengurus dan Kader PDIP

( Foto cover : Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE saat memberikan sambutan,  serta suasana Kegiatan Ibadah Natal Bersama) 

Sulutpos.com, Tondano – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Ibadah perayaan Natal, Senin (04/12) di Aula Wale Ne Tou Sasaran Tondano

Dipimpin ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) kabupaten Minahasa Pendeta Ever Tangel, S.Th, Ibadah Natal bersama ini dihadiri ketua Dewan Pimpinan Daerah ( DPD) Sulut Olly Dondokambey SE, yang adalah Gubernur Sulut, Serta Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw serta ribuan simpatisan partai.

Gubernur OD dikesempatan itu mengucapkan selamat menyongsong Natal tahun 2017 dan Tahun Baru tahun 2018. Serta berterimakasih kepada tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama forkopimda lebih khusus masyarakat Sulawesi Utara yang sudah membantu pemerintah daerah untuk bersama – sama bersinergi membangun Sulut yang lebih maju.

“Di momentum ini, kita harus saling mengasihi antar sesama, jangan saling menjatuhkan, fitna dan menjelek-jelekan orang lain,” ucap Dondokambey.

Disisi lain, Olly juga mengingatkan kepada seluruh kader partai agar jangan saling menjatuhkan dan saling fitna, apalagi dimomen pemilihan kepala daerah (Pilkada) dibeberapa kabupaten kota di Sulut.

“Jangan menciptakan perpecahan antara kader. Untuk itu di momen pilkada ini, para kader dan simpatisan hatus solid untuk memenangkan pilkada di beberapa kabupaten kota,” imbuhnya.

Dikatakan lagi, bahwa semua bakal calon yang telah mendaftar di PDIP, berpeluang untuk maju dalam Pilkada 2018 mendatang. Namun, dirinya mengaku bahwa yang prioritas untuk di usung PDIP adalah Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di setiap kabupaten kota.

“Jika ketua DPC tidak memberikan yang terbaik semasa kepemimpinannya, tentunya ada calon lain yang akan di usung oleh PDIP,” ungkap OD.

Dia juga menambahkan bahwa, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tidak suka mencaplok kader dari partai lain.

“PDIP menerimah calon dari partai lain, jika yang bersangkutan suda menyatakan pengunduran diri dari partainya,” sebutnya.

Karena lanjut OD, dalam sejarah PDIP tidak pernah memanggil kembali kader yang suda pinda partai. Walaupun kader tersebut bersama partai lain suda memenangkan Pilkada. Dan itu merupakan arahan langsung dari ketua umum PDIP Megawati Sukarno Putri.

“Contohnya, pilkada Sangihe tahun 2016 lalu, pemenangnya dari partai lain, walaupun sebelumnya kader tersebut adalah kader PDIP,” ungkapnya.

Olly juga menegaskan, sikap PDI Perjuangan kedepan, harus tegas. “Jika ada kader tidak mau mengikuti aturan partai PDIP silakan meninggalkan partai,” tegasnya.

Tampak hadir dalam Ibadah Natal Itu, Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi, Sekretaris Daerah Jefry R Korengkeng, SH MSI, Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap, sejumlah Pejabat tinggi Provinsi Sulut, dan Pejabat Pemerintahan Kabupaten Minahasa. ( Ody)

(Visited 93 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *