Desa Tikela, Perum Mahkota Indah Tak Mau di Coklit, KPU Minta ada Perhatian Pemerintah

Sulutpos.com, Tondano – Ratusan warga yang tinggal di kecamatan Tombulu dan Pineleng dipastikan tak bisa gunakan hak suaranya di Minahasa dalam pemilu Kepala Daerah 2018 ini.

Ketidak dapat memberikan hak suaranya ini dikarenakan dalam Pencocokan Penelitan (Coklit) oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) bentukan KPU, terdapat banyak warganya tak ingin di Coklit karena masalah kependudukan dan Hal tersebut di benarkan komisioner ketua divisi hukum Deky Paseki, SH. MH, Selasa (20/2) .

“Di Minahasa masih banyak warga masyarakat yang bermasalah pada status kependudukan dan itu sesuai hasil monitoring saya selama 2 hari ini. Padahal mereka tinggal di daerah kita tapi masih memiliki identitas daerah lain seperti Desa Sawangan jaga VI perumahan mahkota Siau dan desa Tikela kecamatan Tombulu .Di wilayah itu ada sekitar 400 Keluarga yang engan untuk di Coklit bahkan saat dikunjungi mereka malah hanya menutup Rumah dan yang bersedia di Coklit hanya 40 Keluarga,” Terang Paseki.

Alasan warga ini tidak mau di coklit menurut Paseki, dikarenakan mereka ( Warga Desa Red) memegang KTP Manado.

” Desa Tikela dan perumahan Mahkota Siau ini, sudah dialihkan ke Dinas Kependudukan Minahasa dan sudah keluar A-KWK Minahasa. Masalah kependudukan bukan hanya desa Tikela dan perumahan Mahkota Siau. Namun terjadi juga di wilayah desa Sea Kecamatan Pineleng pada perumahan lestari I dan Lestari II serta perumahan Griya Indah lestari. Dimana kedua wilayah yang bermasalah ini, terdapat di Dapil I,” Lanjutnya.

Sementara Pihak KPU Sendiri dalam meminta agar ada perhatian dari pemkab Minahasa, Pemkot Manado juga Pemkab Minsel

” Ya Kami Harap akan ada kerjasama yang baik dari ketiga pemerintah ini Kalau bisa ada mediasi atara pemerintah dan Warga tersebut karena hang jadi masalahah ketika disaat coklit data dalam pemilu mendatang bisa jadi akan ada PPDP Manado yang mencoklit Keluarga di sana, padahal mereka sudah masuk wilayah Minahasa dan namanya keluar di AKWK Minahasa,” Imbuhnya.( Ody) .

(Visited 123 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *