Kelangkaan Pupuk di Modoinding, Kadis Pertanian: Tahun ini yang Harus di Sukseskan Padi, Jagung dan Kedelai, Bukan Sayur-sayuran (Holtikultura)

Foto: Daun Bawang, salah satu jenis tanaman di Modoinding, disamping Kentang, Wortel, Kol, dan tanaman Holtikultura lainnya.


SulutPos.com, Amurang – Mengenai Kelangkaan pupuk yang sering terjadi di Kabupaten Minahasa Selatan terlebih khusus Kecamatan Modoinding, dimana Modoinding merupakan ‘dapurnya’ Indonesia Timur.

Menurut Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Frans Tilaar, ketika di temui wartawan, Kamis (12/04/2018), bahwa mengenai kelangkaan pupuk, sebetulnya kuota, karena masing-masing Kabupaten sudah ada pembagian kuota pupuk.

“Kami sudah mengusulkan untuk adanya penambahan kuota pupuk,” ungkap Kadis.

Lebih lanjut Kadis mengetakan, sampai sekarang stok itu dianggap masih sesuai dengan kebutuhan, nanti sudah habis betul-betul kuotanya baru diusulkan kembali.

(Baca: Kelangkaan Pupuk di Modoinding, Distributor: Jatah Kuota Pupuk Sudah Habis )

Saat ditanya mengapa kuota pupuk yang ada Minsel terlebih khusus untuk Kecamatan Modoinding tidak sesuai dengan lahan pertanian yang ada, Kadis menjelaskan, sementara ini pemerintah, untuk subsidi masih ada program-program lain yang mendesak.

“Untuk tahun ini program yang harus disukseskan adalah Padi, Jagung dan Kedelai, sedangkan sayuran itu bukan di kesampingkan, tetapi harus menyesuaikan dengan kebutuhan,” tutup Tilaar. (Svide)

(Visited 370 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *