Pembagian Bibit Kedelai Masih Tanda Tanya, Frans Tilaar: Kabupaten Hanya Membantu, Setkernya Ada di Provinsi

Foto: Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Minsel, Frans Tilaar.


SulutPos.com – Pembagian bibit kedelai yang diperuntuhkan untuk kelompok-kelompok tani di Minahasa Selatan, yang disalurkan Dinas Pertanian akhir tahun 2017 masih memiliki tanda tanya. Menurut Salah satu Ketua Kelompok Tani yang enggan namanya disebutkan mengatakan, biasanya untuk mendapatkan bantuan kelompok tani harus membuat proposal terlebih dahulu, tetapi pada pembagian bibit ini tidak ada pembuatan proposal terlebih dahulu.

“Kami memang mendapatakan benih kedelai, pestisida, pupuk penyubur dan penetralisir tanah,” ungkap salah satu ketua Kelompok ketika di temui, Sabtu (31/03/2018).

Lebih lanjut, kami mendapat arahan dari Dinas untuk langsung membuka rekening ke Bank BNI, namun sampai saat ini bukunya tidak kami pegang.

Di tempat terpisah, anggota kelompok tani berbeda mengatakan, “Kami dapat informasi dari ketua PPL bantuan yang akan di terima Rp. 20.000.000  bersifat uang bukan bahan”

“Kelompok buka rekening di Bank BNI Amurang tetapi yang cair bukan uang melainkan bahan,” ungkap para petani.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Minsel Frans Tilaar, mengatakan bahwa Kabupaten hanya membantu dan satkernya ada di provinsi, “Jadi satker punya kebijakan lewat BNI, kita sesuai dengan jadwal dan kita sudah arahkan,” jelas Tilaar.

Lanjut Kadis, memang kalau dengan rekening sempat ada masalah lewat BRI sehingga di pindahkan lewat BNI, jadi ada yang di salurkan lewat BRI dan BNI.

“Untuk saat ini masih ada yang belum cair, karena anjuran dari BPKP yang sudah lewat 1 April yang belum cair untuk sementara ditangguhkan,” tutup Tilaar, ketika ditemui, Kamis (12/04/2018). (Svide)

(Visited 319 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *