Pemprov Sulut Salurkan Bantuan Sarana Pertanian Sebesar 76 Ribu Hektar Pajale Ke Kabupaten Minahasa

Sulutpos.com, Tondano – Sebagai salah satu daerah sentra pertanian, Kabupaten Minahasa terus mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara ( Pemprov Sulut) dalam menopang percepatan di sektor pertanian. Hal itu terbukti dengan masuknya bantuan pertanian dengan jumlah yang cukup besar untuk masyarakat petani.

Salah satunya bantuan sarana produksi Pajale (padi, jagung dan kedele) yang disalurkan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Provinsi Sulut lewat Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa dengan total besaran bantuan mencapai 76.000 hektar, yaitu padi ladang 20.000 hektar, padi sawah 1.000 hektar, jagung 45.000 hektar dan kedele 10.000 hektar.

Khusus di Kecamatan Tombariri Timur, bantuan diserahkan secara simbolis di sela acara Temu Teknis Gerakan Tanam-Panen/Brigade Alsintan Distanak Sulut dan Dinas Pertanian bersama petani dan penyuluh Kabupaten Minahasa di Lolah, Jumat (27/4).

“Pada prinsipnya Pemprov dan Pemkab Minahasa akan bersinergi dalam mendorong percepatan sektor pertanian di daerah ini. Kita akan turun ke desa-desa untuk memberikan bantuan bagi petani baik lahan maupun alat, sehingga percepatan pergerakan pertanian akan terwujud,” papar Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Sulut, Ir Novly Wowiling M.Si di sela acara.

Bahkan untuk memudahkan peningkatan produksi pertanian bagi petani di kecamatan tersebut, pemerintah juga meminjamkan alat mesin pertanian lainnya yaitu Hand Traktor baik roda dua maupun roda empat serta Hand Sprayer untuk pengolahan pupuk. Adapun penyerahan bantuan ini disaksikan Camat Tombariri Timur Herlina Rori SE, Danramil Tombariri Kap Inf Jules Warouw, Kapolsek Tombariri Iptu Andri Untu serta Ketua BPMJ GMIM Imanuel Lolah Pdt Meynie Kolinug Adam M.Th.

“Untuk hand traktor akan digilir dari desa satu ke desa yang lain. Minimal dapat membantu petani dalam pengolahan tanah sampai siap tanam. Tidak ada biaya sewa, petani cukup menyediakan solar untuk bahan bakar operasional alat,” jelas Kepala Dinas Pertanian Minahasa Ir. Suhban Torar.

Sesuai data, jumlah petani di Tombariri Timur yang teralokasi ada sebanyak 75 kelompok dengan luas lahan tanam sebesar 2.080 hektar baik tumpang sari jagung dan padi ladang. Usai penyerahan bantuan, kegiatan berlanjut dengan pencanangan Gerakan Tanam dengan pengolahan Brigade Alsintan varietas Padi Gogo atau Padi Ladang.

Kegiatan yang sama dilanjutkan di Desa Pinaesaan Kecamatan Tompaso dimana bantuan sarana produksi Pajale disalurkan kepada petani yang saat itu didampingi Sekcam Tompaso, Stenly Umboh SSTP.

Sebanyak 15 kelompok tani menerima bantuan jagung, 5 kelompok tani menerima bibit nawang merah msg 1 hektar dan 1 kelompok tani menerima bibit bawang putih. Untuk alat mesin pertanian meliputi 4 unit hand traktor dipinjamkan secara bergilir kepada kelompok tani untuk membantu percepatan pertanian di kecamatan Tompaso.

Sementara untuk gerakan tanam di kecamatan tersebut dilakukan di lokasi kelompok tani Getsemani Tompaso berupa penanaman jagung di lahan seluas 1,5 hektar.( Ody)

(Visited 76 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *