Gelar Rapat Bersama, Sekda Korengkeng Minta Sosialisasikan Lebih Banyak Manfaat BPJS Ketenagakerjaan

Sulutpos.com, Tondano – Pemerintah Kabupaten Minahasa ( Pemkab) bakal menambahkan Anggarkan Tunjangan Kesehatan ketenaga kerjaan bagi Aparatur sipil Negara ASN maupun Tenaga Non ASN yang bertugas dilingkup Pemerintahan Kabupaten Minahasa.

Hal tersebut dikatakan Sekretaris Daerah Jefry Korengkeng SH, MSi, saat mengelar rapat Kerja Sama Operasional ( KSO) antara Pemkab Minahasa dengan Pihak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Perintis Kabupaten Minahasa pada Selasa (07/08)pagi tadi diruang Sekretaris Daerah.

” Dalam Pembahasan APBD-P ini akan kita masukan terkait Anggaran untuk Peserta BPJS Ketenaga Kerjaan bagi ASN maupun Non ASN, Guru Honor, THL, sampai ke Aparatur tingkat Kelurahan,” Kata Sekda.

Dalam rapat yang turut dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Minahasa DR Denny Mangala Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Dr Wilford Siagian MA, Asisten III Bidang Administrasi Umum Hetty Rumagit SH, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Minahasa Vicky Kaloh, dan perwakilan SKPD Sekda Korengkeng meminta agar Fasilitas yang ditawarkan oleh pihak BPJS Ketenaga kerjaan dapat disosialisasikan lebih banyak kepada pengguna kartu tersebut.

” Diharapkan untuk sosialisasinya lebih banyak lagi, kalau bisa langsung ke Setiap SKPD, sehingga mereka tau akan manfaat dan cara mengunakan fasilitas BPJS Ketenaga kerjaan, perbanyak Baners untuk setiap SKPD dan cantumkan nomor kontak person yang bisa dihubungi sehingga dapat dirasakan manfaatnya oleh peserta, ” Lanjut Sekda.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Perintis Minahasa Widhi Astri Aprillia Nia sendiri mengatakan pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan bagi perserta BPJS Ketenaga Kerjaan yang ada dilingkup pemerintahan Pemkab Minahasa.

” Perlu disosialisasikan terlebih dahulu akan Manfaat BPJS Ketenaga kerjaan ini, apa yang menjadi hak mereka agar ketika diperhadapkan dengan musibah, para peserta sudah mengetahui. Dalam KSO ini juga ada monitoring dan evaluasi, mana saja SKPD yang ada di Pemkab Minahasa, yang sudah ikut dan belum. Kami tetap akan bangun komunikasi agar lancar dan manfaatnya bisa dirasakan,”terang Widhi.

Dalam rapat tersebut dipaparkan terkait struktur kerja BPJS Ketenaga Kerjaan yang dipaparkan Lydia Mamesah dimana dalam presentase ini berisi tentang jaminan-jaminan yang akan diterima peserta BPJS Ketenagakerjaan, seperti jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua dan jaminan pensiun.

Adapun jumlah Tenaga Harian Lepas ( THL) yang bertugas di Pemkab Minahasa yang namanya telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenaga Kerjaan berjumlah 3.169 ( Ody)

(Visited 24 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *