Jadi Perioritas Pelestarian,Pemkab Minahasa Seriusi Masalah Pendangkalan Danau Tondano

IMG-20181025-WA0009

Sulutpos.com,Tondano – Terjadinya pendangkalan debit air dan tidak terawatnya Danau Tondano menjadi perhatian serius Pemkab Minahasa.

Pernyataan tersebut dikatakan Bupati Minahasa Ir Royke O Roring MSi saat memimpin rapat pengolahan Danau diruang sidang Setdakab Minahasa Kamis (25/10) pagi tadi.

“Tahun 1939 kedalaman danau 43m dengan luas danau kurang lebih 5600Ha. Sedangkan di tahun 2015 kedalaman danau 14 m dengan luas danau kurang lebih 3925 Ha.” Kata Bupati ROR

Mengantisipasi hal ini menurut Bupati, kedepan pemerintah harus menjalankan rencana pengelolaan danau.

“Sebelumnya memang sudah dilakukan upaya-upaya pelestarian Danau Tondano sehingga kita harus perkuat upaya ini dengan berbagai komitmen. Danau Tondano ini merupakan sumber hidup dari sebagian masyarakat yang tinggal di pesisir danau. sebagai masyarakat Minahasa kita harus bersyukur karena danau tondano ini merupakan salah satu danau yang ada di indonesia yang menjadi pusat perhatian pemerintah pusat,” Jelasnya.

Sementara, Wakil Bupati Minahasa, Robby Dodokambey menyampaikan,  bahwa kepala BPN harus berkonstribusi dengan baik dengan camat-camat mengenai batas danau yang bisa disertifikasi.

Turut hadir dalam rakor ini, Sekertaris daerah Kabupaten Minahasa Jefry R Korengkeng SH. Msi , Asisten Perekonomian dan pembangunan DR.S.W.Siagian MA, Kepala Dinas lingkungan hidup Ir.Alva Montong, dan seluruh instansi terkait sebagai peserta serta para Camat se Kabupaten Minahasa.

(Visited 4 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *