Tempuh 40 Jam Perjalanan Lewat Darat, Bantuan dan Tim Relawan Pemkab Minahasa Tiba di Sulteng

IMG-20181012-WA0027

Sulutpos.com, Palu – Setelah menempuh 40 jam dari Tondano, Tim Relawan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa yang membawa bantuan logistik tiba di kota Palu, provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Jumat (12/10) sekitar pukul 09.00 Wita.

Setibanya di Kota Palu, kordinator Relawan Alexander Mamesa, SSTP didampingi Kepala Seksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Stavanus I.J. Koroh, S.Sos langsung melapor di Makorem 132/Tadulako, Sulteng. Selanjutnya rombongan menuju Gereja GPID Jemaat Getsemani Maesa Palu sebagai Posko penyaluran bantuan.

“Kita akan buat Posko di Gereja GPID, kemudian mendata warga yang berhak menerima bantuan pasca terkena bencana Gempa Bumi dan Tsunami pada 28 September lalu,” kata Alexander Mamesa, SSTP Kordinator Relawan Pemkab Minahasa.

Dijelaskan Mamaesa, tujuan dibukanya Posko bantuan di Gereja GPID Palu, agar supaya penyalurannya bisa merata.

“Ada sekitar 40 Gereja di Palu, termasuk Gereja GPID, namun jemaat ini belum pernah menerima bantuan dari manapun pasca bencana Gempa Bumi dan Tsunami pada 28 September lalu,” ungkapnya.

Namun menurut Mamesa bantuan ini akan disalurkan secara merata kepada warga yang terkena bencana, termasuk di daerah tetangga.

“Bantuan ini juga buat saudara-saudara kita di kabupaten Sigi dan Donggala. Namun perlu di data siapa-siapa yang berhak menerimanya,” ungkap Mamesa yang juga Kadis Damkar Pemkab Minahasa.

Sementara Kepala Seksi (Kasi) Logistik BPBD Minahasa Stavanus I.J. Koroh, S.Sos menambahkan bantuan ini akan disalurkan ke setiap keluarga sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

“Setiap keluarga akan menerima satu paket bantuan, namun berdasarkan kebutuhan keluarga,” jelas Koroh.

Ditamba Koroh, bantuan logistik dari Pemkab Minahasa lewat BPBD suda kedua kalinya dan pengiriman pertama kali dikirim dengan transportasi laut.

“Untuk bantuan kedua kita yang membawa langsung dan menyalurkan lewat Posko bantuan di Kota Palu. Karena selain melihat langsung kondisi daerah yang terkena bencana, kitapun dapat menyaksikan kondisi warga yang membutuhkan bantuan ini,” tutur Koroh.

Diketahui jumlah Relawan yang bertolak ke Sulteng berjumlah 56 personil dengan membawa 16 kendaraan termasuk 8 Mobil Truk pengangkut logistik. Sedangkan jumlah bantuan yang di bawah Pemkab Minahasa untuk korban Bencana berupa Besar 11850 Kg, Mie Instan 1055 dos, Air Mineral 677 dos, Pakaian layak pakai 875 karung, Minyak goreng 74 Kg, Gula Pasir 150 Kg, Pampers dan Pembalut 34 karung, Ikan Kaleng 22 dos, Tepung Terigu 40 Kg, Sepatu 5 dos, Snack 22 dos, Bihun 2 pack, Minuman Ringan 21 dos, Sabun Diterjen 23 dos dan Campuran 2 dos. (Ody)

(Visited 16 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *