APBD Kabupaten Minahasa Tahun 2019 Naik, Porsi Besar Untuk Kebutuhan Masyrakat

Sulutpos.com,Tondano – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ( APBD) Kabupaten Minahasa tahun 2019 mengalami kenaikan dari 1.2 Triliun di Tahun 2018 naik ke angka 1.3 triliun.

Kenaikan Anggaran tersebut disahkan dalam rapat paripurna DPRD yang dihadiri Bupati Ir. Royke Oktavian Roring MSi, dan Wakil Bupati Robby Dondokambey SSi ini dipimpin Ketua DPRD James Rawung SH dan didampingi Wakil Ketua Ivone Andries dan Ventje Mawuntu.

“Proyeksi kenaikan tersebut telah kami tata dalam Rancangan APBD (RAPBD) tahun 2019,” terang Rawung

Sementara Bupati ROR dalam sambutan mengatakan sektor pendapatan APBD 2019 berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pajak dan Restribusi Daerah, Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK) serta anggaran lainnya yang sah.

“Oleh karena itu kepada setiap pengelolah PAD dimina untuk membarenginya dengan bekerja keras. Terlebih dalam meningkatkan intensitasnya dalam mengelolah dan menggali sumber daya,” kata Bupati.

Sedangkan untuk sektor belanja, lanjut Bupati, diproyeksi sebesar Rp 1.392.762.279.726 yang terdiri dari secara langsung dan tidak langsung. Dimana untuk belanja tak langsung sekitar Rp 897 Miliar dan langsung Rp 505.240.166.642.

“Belanja tidak langsung diantaranya terdiri dari belanja pegawai Rp 556.684.635.584, Hibah Rp 24.193.800.000 dan Bantuan Sosial 12.200.000.000 serta lainnya,” terangnya.

ROR juga menjelaskan, antara proyeksi pendapatan dan belanja terdapat defisit yang akan diambil dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa). Diantara jumlah itu diberikan pula porsi cukup besar bagi kebutuhan rakyat Minahasa yang dianggarkan dalam pos belanja publik.

“Seperti halnya Dana Duka sebesar Rp 11 Miliar, BPJS Kesehatan kelas III Rp 35 Miliar, Rp 7 Miliar untuk beasiswa pendidikan, BPJS Tenaga Kerja Rp 3 Miliar serta Dana Kelurahan Rp 19.687.934.000,” Lanjut ROR.

Pengajuan RAPBD menurutnya, merupakan agenda tahunan yang memiliki makna strategis. Karena didalamnya terdapat program kerja Bupati dan Wakil Bupati dengan sasaran mewujudkan Visi Misi.

“Prinsip Good n Clean Governance tetap akan dipertahankan sehingga setiap kegiatan ada tolak ukur dan indikator kinerjanya, dan kita optimis bisa mempertahankan WTP dengan melakukan perbaikan beberapa aspek pengelolaan keuangan daerah, keadilan, transparansi dan akuntabilitas keuangan yang pro rakyat,” Pungkasnya.

Turut hadir dalam penyampaikan rancangan APBD itu Sekda Jefry Korengkeng SH,MSi para Asisten, Kepala Dinas dan Badan, Kepala Bagian, serta para camat se Kabupaten Minahasa.(Ody)

(Visited 108 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *