Bersama Kemeterian Pariwisata,Disbudpar Bahas Perkembagan Wisata Minahasa dan Permasalahan Danau Tondano

IMG_20181106_150847

Sulutpos.com,Tondano – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata ( Disbudpar)Kabupaten Minahasa datangkan Deputi Menteri Pariwisata Republik Indonesia guna membahas pengembangan Pariwisata yang ada di Minahasa.

Digelar dalam bentuk Focus Grup Disscusion ( FGD) Pengembangan Destinasi Wisata Nomadic Tourism di Marcure Hotel Tateli pada Selasa (06/11)Kegiatan ini dihadiri Dadang Risky Rahman yang merupakan Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata ( BPDP)Republik Indonesia.

Risky Ramham mengatakan pengebangan pariwisata tidak hanya dilihat dari batas wilayah administrasi strategisnya.

” Pengembangan Pariwisata bukan hanya dilihat dari wilayah batas administrasinya, namum kinerja pariwisata diukur dari jumlah kunjungan baik wisman maupun wisnus di daerah itu, dan kita harus punya target berapa banyak wisatawan yang masuk ke daerah kita,” Kata Rahman.

Ditambahkanya pula, dirinya siap membawa invertor ke Minahasa asalkan pemgurusan ijinannya tidak dipersulit.

“Kami siap membawa banyak investor masuk ke Minahasa. Asalkan jangan persulit proses perijinannya,” imbuhnya.

” Minahasa memiliki potensi pariwisata yang baik. Buktinya kini masuk dalam tiga daerah kunjungan turis terbanyak Sulawesi Utara.Kami berharap berbagai hal harus dipersiapkan Kabupaten Minahasa. Seperti menciptakan satu kuliner andalan yang tak ada di daerah lain untuk dijual kepada para turis.
Selain itu perlu meningkatkan promosi potensi pariwisata dengan berbagai cara,”Ingat, informasi adalah bisnis masa depan,”Terangnya.

Sementara Bupati Minahasa Ir.Royke Oktavian Roring,MSi lewat Asisten Perekonomian dan Pembangunan setdakab Minahasa DR Wilfort Siangian mengatakan apresiasi karna Minahasa bisa dipilih sebagai tempat digelarnya kegiatan FGD ini.

“Kami mengapresiasi atas kesediaan Deputi Kementerian pariwisata yang bisa hadir dalam kegiatan ini, Banyak Potensi Wisata yang bisa diangkat, terlebih dengan program utama Bupati dan Wakil Bupati yang baru untuk memajukan pariwisata di Minahasa,” Ungkap Siangian.

” Destinasi Wisata di Minahasa masih sangat terbatas,dikarenakan sarana penunjang seperti kendaraan ke objek wisata yang masih kurang walaupun jalan – jalannya sudah ada,” Lanjut Asisten sambil berharap FGD ini dimanfaatkan untuk saling memberi masukan terkait permasalahan di Danau Tondano.

” Danau tondano merupakan perioritas pengamanan Nasional, yang dinilai ekosistemnya sudah mulai berkurang dengan pedangkalan sudah sangat memprihatinkan. Kami minta bantuam dinas pariwisata dari kementerian sehingga kedepan akan ada kerja sama untuk memajukan pariwisata di Minahasa terlebih danau Tondano,” Pungkasnya.

Tampil sebagai pembicara dalam FGD yang dimoderatori Tino Gobels Staf Ahli Guberur bidang pariwisata, Made Ryan Nugraha Putra yang adalah tenaga ahli menteri kementerian Pariwisata bidang Nomadic Tourism, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Minahasa Agustivo J E Tumundo MSi, dan Deputi BPDP Dadang Risky Rahman.

Turut hadir dalam FGD ini, Kepala Dinas Pariwisata di Beberapa Kabupaten dan Kota, Sejumlah Kepala SKPD,Camat,Hukum Tua Desa Berprestasi,dan Insan Pers Biro Minahasa.( Ody)

(Visited 20 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *