Gerombolan Pemuda Misterius Rusak Aset Disdik Kabupaten Mitra

( Foto cover : Ilustrasi Pengrusakan Bangunan) 

Sulutpos.com,Ratahan – Duga dipacu Minumas Keras ( Miras) gerombolan Pemuda misterius rusak aset Dinas Pendidikan ( Disdik) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) yang dipinjam pakaikan sebagai sekretariat Dewan Pimpinan Daerah ( DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).

Kejadian yang terjadi pada Senin (26/11)dini hari menurut saksi mata menjelaskan, subuh itu dirinya terbangun dari tidur karena mendengar suara keributan tak jauh dari rumahnya.

” Mendengar ada keributan tersebut, saya mengintip dari balik dinding kayu rumah, yang ternyata ada sekitar enam orang pria sementara membuat keributan di depan Sekretariat DPD KNPI Mitra,” ungkap saksi yang engan menyebutkan namanya.

Tak berselang lama jelasnya,terdengar pecahan kaca yang ternyata merupakan kaca jendela dari Sekretariat DPD KNPI itu.

” Setelah melakukan keributan, mereka beranjak ke arah Plaza Ratahan dan menghadang satu unit kendaraan roda empat. Untung saja kendaraan yang dihadang bersama pengemudinya tidak diapa-apakan,” Terangnya

Mendapati Keadaan Kantor yang porak poranda beserta dengan atribut KNPI yang sudah dibakar Ronald Kaaawoan, salah seorang saksi lainnya yang datang dipagi itu langsung melaporkannya ke Pihak Kepolisian.

“Ada pecahan kaca, batu, dan sisa-sisa pembakaran sewaktu saya membuka sekretariat pada pagi hari, dan kejadianya langsung dilaporkan kepihak berwajib, “ujarnya.

Sementara, Kapolsek Ratahan Kompol Sammy Pandelaki membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya Polsek Ratahan telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan melakukan penyelidikan lebih lanjut. “Sementara kami selidiki,” ucap Pandelaki.

Terpisah, Ketua DPD KNPI Mitra Ruland Sandag, pun meminta aparat Kepolisian agar segera memproses aksi brutal yang dilakukan para pelaku. “Yang dirusak adalah fasilitas negara dan sudah sepantasnya pelaku diproses hukum. Jujur saya sangat menyesalkan kejadian ini. Menurut saya kejadian seperti itu telah memberikan tekanan secara psikologis kepada masyarakat sekitar. Ini masalah serius dan harus ditindaki,” pungkasnya ( Ody)

(Visited 17 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *