ITU: Separuh Penduduk Dunia Bisa Gunakan Internet

Foto: Pelajar SMP di Cape Town, Afrika Selatan, menggunakan internet di sekolah mereka (foto: ilustrasi). ITU melaporkan bahwa Afrika adalah kawasan yang paling cepat pertumbuhan pengguna internetnya. Reuters


SulutPos.com, Jakarta – Persatuan telekomunikasi internasional atau International Telecommunication Union (ITU) melaporkan, kini separuh penduduk dunia telah bisa menggunakan jaringan internet. Laporan yang dikeluarkan ITU mengatakan, menjelang akhir tahun ini, 3,9 milyar penduduk bumi akan bisa menggunakan internet.

Laporan itu mengatakan, penggunaan teknologi informasi dan komunikasi terus meningkat di seluruh dunia. Pengguna internet paling banyak terdapat di dunia maju, di mana 80 persen penduduknya bisa mengakses informasi online. Tapi di negara berkembang penggunaan internet juga terus naik dari 7,7 persen tahun 2005, menjadi 45,3 persen tahun ini.

ITU melaporkan bahwa Afrika adalah kawasan yang paling cepat pertumbuhannya, dari hanya dua persen tahun 2005 menjadi 25 persen tahun ini. Pertumbuhan yang paling lambat justru di Eropa dan benua Amerika, dan penggunaan internet yang paling rendah terdapat di kawasan Asia-Pasifik.

Penggunaan jaringan internet lewat telpon pintar juga semakin banyak. Kata pejabat senior ITU, Esperanza Magpantay, akses telpon kecepatan tinggi lewat jaringan broadband terus meningkat.

“Hampir 96 persen penduduk dunia kini bisa mengakses internet lewat telpon pintar. Inilah yang menyebabkan 51 persen penduduk dunia bisa mengakses internet.”

Dengan pertumbuhan jaringan broadband, kata Magpantay, jumlah pengguna lewat telpon pintar juga melonjak. Kata ITU, penduduk di negara yang menggunakan perekonomian digital pada umumnya lebih makmur dan lebih bersaing.

Tapi, tambahnya, harga-harga perangkat lunak dan perangkat keras haruslah turun lebih banyak supaya perekonomian digital bisa dinikmati oleh separuh penduduk dunia lainnya yang belum bisa memanfaatkan internet. (ii)

VOA News

(Visited 215 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *