Pemerintahan Trump Kenakan Sanksi-Sanksi Baru atas Perusahaan Minyak Venezuela

Foto: Penasihat keamanan nasional, John Bolton, berbicara sementara Menteri Keuangan, Steven Mnuchin, menyimak dalam sebuah briefing kepada media di Gedung Putih, Senin, 28 Januari 2019, Washington, D.C. (foto: AP Photo/Evan Vucci)


SulutPos.com, Washington – Pemerintahan Presiden Trump mengenakan sanksi-sanksi baru atas perusahaan minyak Venezuela, dan mengatakan tindakan itu dilakukan untuk menjamin kekayaan minyak itu digunakan bagi kepentingan rakyat.

Penasihat keamanan nasional Amerika John Bolton mengatakan hari Senin, rakyat Venezuela sudah lama ditindas dan mengalami kesulitan ekonomi disebabkan oleh Presiden Nicolas Maduro dan pemerintahannya.

“Sanksi-sanksi baru ini akan menjamin bahwa mereka tidak bisa lagi menjarah kekayaan rakyat Venezuela,” kata Bolton.

Sanksi-sanksi itu akan membekukan aset milik perusahaan minyak Venezuela yang ada di Amerika, dan warga Amerika dilarang mengadakan hubungan dengan perusahaan itu.

Perusahaan minyak Citgo, anak perusahaan minyak Venezuela PdVSA di Amerika akan terus mengilang dan menjual bensin di Amerika, tapi uang yang diperolehnya akan dimasukkan ke dalam akun khusus yang diblokir.

Kata menteri Keuangan Steve Mnuchin, Maduro dan kawan-kawannya telah lama memanfaatkan perusahaan minyak negara itu sebagai sumber korupsi dan penipuan. Katanya, Venezuela adalah negara kaya dan tidak ada alasan rakyatnya harus menderita kekurangan makan dan bahan bakar. Kata Mnuchin lagi, sanksi-sanksi atas Venezuela akan dilonggarkan setelah penguasaan industri minyak di serahkan kepada Juan Guaido, tokoh oposisi yang diakui Amerika sebagai presiden sementara. [ii]

VOA News

(Visited 207 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *