Polres Minahasa Dalami Kasus Pembunuhan Randy Gerungan Warga Desa Watulaney Amian

IMG_20190108_163730

Sulutpos.com,Tondano – Kasus penganiayaan mengakibatkan nyawa Randy Gerungan (31) warga desa Watulaney Amian Kecamatan Lembean Timur, kini didalami Kepolisian Resort Minahasa.

Unit satu Jatanras dibawa pimpinan Aipda Michael Pesik SH, pada Selasa (08/01) siang tadi, melakukan rekontruksi gelar perkara dihalaman mapolres dengan salah satu pelaku penganiayaan atas nama RK alias Lino ( 17) yang dihadiri puluhan Keluarga korban Randy dan kerabatnya

Kapolres Minahasa AKBP Denny Situmorang SIK, melalui Kanit I Jatanras Reskrim Polres Minahasa AIPDA Michael Pesik SH, kepada wartawan mengatakan, rekonstruksi dibuat terpisah dengan kedua tersangka lainnya yakni lelaki AK alias Andre (22) dan JK alias Jundo (25), karena tersangka Lino anak dibawah umur.

Menurutnya, dalam kasus ini Lino turut serta menganiaya korban Randy dengan menendang korban menggunakan kaki kanannya saat korban dalam keadaan tersungkur di tanah. Hal ini terungkap jelas saat Lino melakukan 15 adegan dalam rekonstruksi.

“Rekonstruksi ini dibuat berbeda karena salah satu tersangka RK alias Lino masih dibawah umur, dan memperhatikan UU sistem peradilan. Keterlibatan Lino yakni membatu para tersangka lainnya melakulan penganiayaan kepada korban dengan cara menendang menggunakan kaki kanan sebanyak satu kali, yang terjadi pada adegan ke-11,” Terang Pesik.

” Para tersangka ini dikenai Pasal sama yakni 338 KUHP, sub 170 ayat 2 ke-3, lebih sub 351 ayat junto 55 KUHPidana, dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. Namun, khusus anak dibawah umur, dikenai sepertiga masa hukuman putusan pengadilan dari orang dewasa,” (Ody) .

(Visited 311 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *