Bupati Boltim Terima Kedatangan 137 Mahasiswa KKN Unima

Foto: Bupati Bolaang-Mongondow Timur, Sehan Salim Landjar SH, saat menerima  kedatangan 137 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Manado (Unima), Jumat (01/02).


SulutPos.com, BolTim –  Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sehan Salim Landjar SH, Jumat (01/02) menerima langsung kedatangan 137 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Manado (Unima), bertempat di gedung aula lantai tiga Kantor Bupati Boltim.

Rombongan mahasiswa KKN gelombang I tahun 2019 ini, dipimpin oleh ketua koordinator KKN Unima Jane Tiko MT MPd, didampingi 13 orang dosen. Melalui penyampaiannya, Tiko mengatakan permohonan maaf dari Rektor Unima kepada Bupati Boltim, karena tidak berkesempatan hadir dalam acara penerimaan mahasiswa KKN tersebut.

“Saya mewakili Rektor, menyampaikan permohonan maaf dari Rektor karena tidak bisa hadir di tempat ini” kata Tiko.

Tiko juga mengatakan, bahwa Rektor Unima menitip pesan kepadanya, dimana KKN Unima gelombang kedua rencananya juga akan dipusatkan di Boltim, dengan jumlah mahasiswa yang lebih banyak, “Rektor juga meminta kesediaan Bupati Boltim, untuk dapat membawakan materi kuliah umum dihadapan ribuan mahasiswa Unima, yang rencananya akan dilaksanakan usai pelaksanaan KKN gelombang kedua nanti,” katanya.

Bupati dalam sambutannya, memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pihak kampus Unima, yang secara konsisten dan rutin setiap tahun memilih Boltim sebagai daerah penempatan mahasiswa KKN. Menurut Bupati, dengan adanya mahasiswa KKN di tiap desa, diharapkan dapat membawa dampak positif di kalangan Pemerintah desa maupun masyarakat.

“Malah-satu dampak positifnya yakni, berkembangnya pola pikir masyarakat desa, demi mewujudkan program pembangunan di desa,” kata Bupati.

Selain itu, Bupati juga menginstruksikan kepada seluruh Kepala Desa (Sangadi-red), untuk menyambut baik para mahasiswa, sekaligus bisa bekerjasama dalam pemecahan masalah.

“Saya juga meminta kepada Kepala desa, agar bisa membantu para mahasiswa dalam program kerja KKN ini, baik dari segi sumbangsi pikiran maupun anggaran. Jangan sampai mahasiswa harus cari dana sendiri untuk membuat sebuah kegiatan. Sebab, disitulah peran DD dan ADD di tiap desa,” tegas Bupati yang langsung disambut aplaus meriah oleh para mahasiswa.

Usai penerimaan mahasiswa KKN tersebut, seluruh peserta langsung menuju ke desa masing-masing sesuai penempatan KKN. Terinformasi, sebanyak 13 desa yang tersebar di seluruh wilayah Boltim, menjadi pusat penempatan KKN Unima tahun ini. Antara lain desa Kayumoyondi, desa Pinonobatuan, desa Molobog, desa Purworejo Timur, desa Sumber Rejo, desa Purworejo Tengah, desa Liberia, desa Buyat Selatan, desa Buyat, desa Kotabunan Barat, desa Kotabunan Selatan, desa Bulawan Satu, dan desa Paret Timur. (Irwan).

(Visited 68 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *