Terkait PETI, OD : Jika Merugikan Masyarakat Kita Tutup

Sulutpos.com,Ratahan – Desakan ditutupnya aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Wilayah Ratatotok yang disinyalir merusak lingkungan hidup Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey SE ( OD) angkat bicara.

“Tetap sebelum penertiban kami koordinasi dulu dengan pihak aparat. Karena akan dilihat tambang mana yang menguntungkan masyarakat mana yang merugikan,” katanya Gubernur (OD)

Dikatakannya, berdasarkan peninjauan dan hasil evaluasi nanti Jika didapati aktivitas PETI yang merugikan, Pemprov Sulut tidak segan untuk menutupnya.

“Jadi kalau merugikan masyarakat, tentu akan segera ditutup,”Tegas Gubernur saat di Wawancara sejumlah wartawan pada Senin (4/2)saat dirinya melayat di Rumah Duka Ketua DPRD Minahasa Tenggara ( Mitra)

Sementara terkait kabar adanya pemodal asing di sejumlah lokasi pertambangan, OD menuturtkan akan dilihat dari hasil investigasi nanti.

“Kembali akan dilihat dari investigasi. Kalau ada pemodal asing yang sengaja meraup keuntungan. Sementara hanya merugikan masyarakat, tentu bakal kami tindaki,” pungkasnya.

Sementara Bupati James Sumendap SH menegaskan, Pemkab Mitra akan menutup tambang tanpa izin di wilayah Ratatotok, pasalnya, inspeksi mendadak (Sidak) yang telah dilakukan oleh tim investigasi ternyata aktivitas ilegal ini sudah dilakukan sekian tahun dan merusak alam yang ada di wilayah Alasom Ratotok hingga sudah mengancam lingkungan yang ada di sekitar.

“Jadi sesuai investigasi PETI sudah merugikan masyarakat karena mengancam lingkungan untuk itu saya akan proses hukum kepemilikan perusahan ilegal yang telah beroperasi menggunakan alat berat,”tegas Sumendap, usai menghadiri rumah duka semeninggalnya Ketua DPRD Mitra almarhum Drs Tavif Watuseke pada Senin (4/2).

Adapun terpantau, Senin (4/1/2019) siang, aktivitas pertambangan di lokasi hutan Ratatotok masih tetap berlanjut. Bahkan tampak keberadaan sejumlah alat berat di salah satu lokasi PETI

(Visited 526 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *