Wabup Legi Tegas Minta SKPD Masukan SOP

Sulutpos.com,Ratahan – Masih adanya Satuan Kerja Perangkat Daerah ( SKPD) belum memasukan Standard Operasional Prosedur ( SOP) bakal berimbas pada pembayaran Tunjangan Kerja Daerah ( TKD) setiap Aparatur Sipil Negara ( ASN) itu sendiri.

Hal tersebut dikatakan Wakil Bupati Minahasa Tenggara ( Mitra) Drs.Joke Jesaja Legi saat dikonfermasi wartawan Kamis (14/03)disela pengecekan sejumlah Bagian di Sekretariat Daerah.

” Masih Banyak SKPD yang belum memasukan SOPnya,setelah kami memeriksa didapati ada 16 SKPD termasuk Kecamatan yang belum memasukkan SOP nya. Nah ini yang akan kami presure ke para Pejabat, tentunya kepada Kepala Badan, Kepala Dinas dan Camat yang belum memasukkan, karena ini juga menyangkut kinerja Dinas atau Badan yang bersangkutan. Sebab, bagaimana mereka mau menuntut tunjangan kerja daerah sementara mereka sendiri belum melaksanakan tugas dan tanggung jawab merela,” Terang Legi.

Wagub Legi meminta dengan tegas agar SKPD dapat sesegrah mungkin memasukan SOP.

“Ini harus segera dimasukkan. Paling lambat pekan ini atau Jumat akhir pekan ini semua sudah tuntas. Saya minta kepada semua pejabat yang terkait, terutama yang belum memasukkan, agar memperhatikan hal ini,” tegasnya sembari mengingatkan hal yang sama bagi pejabat eselon II yang akan memasuki masa purna tugas atau pensiun.

“Saya juga ingatkan kepada para pejabat yang sudah dekat dengan pensiun. Bukan berarti karena sudah akan pensiun lalu membiarkan tidak memasukkan SOP. Semua wajib memasukkan walaupun sudah mau pensiun, karena ini bukan hanya menyangkut pejabat tersebut tapi menyangkut Dinas yang dipimpinnya. Sanksinya bisa saja pensiunnya belum bisa dikasih atau diusulkan karena tidak menuntaskan tugas dan tanggung jawabnya,” terang Wabup.

Adapun manfaat dimasuknnya SOP ini guna memudahkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di masing-masing SKPD agar bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing.diantaranya memberikan pedoman, petunjuk, arahan secara umum dan khusus kepada SKPD dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya tersebut.

“ASN akan bingung kalau tidak ada SOP. Dia tidak akan tahu hal-hal apa yang harus dia kerjakan, tugas-tugas apa yang harus dia selesaikan, bila tak ada SOP,” Imbuhnya.

“SOP juga akan memperkecil kemungkinan kita gagal dalam menjalankan tugas, karena semua kerja terencana dengan baik dan pasti akan melahirkan hasil memuaskan,” pungkasnya.(Ody)

(Visited 86 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *