Walikota Eman Hadiri Rakernas Kemendag & BKPM RI

Foto: Presiden RI, Ir Joko Widodo, saat memberikan sambutan dalam Rapat Kerja Kementerian Perdagangan Tahun 2019, di ICE, BSD, Tangerang, Selasa (12/3/2019).


SulutPos.com, Tomohon – Walikota Tomohon, Jimmy Feidie Eman SE Ak, mengikuti Rapat Kerja Kementerian Perdagangan Tahun 2019, dan Rapat Koordinasi Nasional (rakornas) Investasi tahun 2019 yang diselenggarakan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), di ICE, BSD, Tangerang, Selasa (12/3/2019). Kedua kegiatan ini dibuka oleh Presiden RI, Ir Joko Widodo.

Walikota Tomohon, Jimmy Feidie Eman SE Ak (kedua dari kanan), mengikuti Rapat Kerja Kementerian Perdagangan Tahun 2019, dan Rapat Koordinasi Nasional (rakornas)
Walikota Tomohon, Jimmy Feidie Eman SE Ak (kedua dari kanan), mengikuti Rapat Kerja Kementerian Perdagangan Tahun 2019, dan Rapat Koordinasi Nasional (rakornas) Investasi tahun 2019 yang diselenggarakan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), di ICE, BSD, Tangerang, Selasa (12/3/2019).

Dalam sambutannya, Jokowi ‎menuturkan bahwa di Tahun 2018, ekonomi Indonesia masih bertumbuh hingga 5,17 persen. Padahal dalam empat tahun terakhir, ekonomi global sedang tidak baik.

“Bicara urusan ekonomi, empat tahun ini ekonomi global sedang pada posisi tidak baik. Ekonomi turun, pasar-pasar komoditas turun dan ikut mempengaruhi ekonomi dalam negeri Indonesia,” ucap Jokowi yang menggunakan batik lengan panjang tersebut.

“Tapi kita wajib bersyukur, pada ‎2018 ekonomi kita masih tumbuh 5,17 persen. Ini patut kita syukuri. Banyak negara yang tidak bisa pertahankan growth sehingga banyak yang terjun ke bawah 1-1,5 persen,” ungkap Jokowi lagi.

Menurutnya, jika dibandingkan pada 2014, angka inflasi Indonesia mencapai 8 persen lalu terus mengalami penurunan mencapai 3,13 persen di ‎2018. Penurunan angka inflasi itu, kata Jokowi, harus pula disyukuri.‎ Ini berarti Indonesia bisa mengendalikan harga.

Walikota Tomohon, Jimmy Feidie Eman SE Ak (kiri), dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (tengah)
Walikota Tomohon, Jimmy Feidie Eman SE Ak (kiri), dan Menteri Perdagangan RI, Enggartiasto Lukita (tengah).

 “Artinya pengendalian harga bisa dilakukan pada angka sangat rendah, 3,13 persen. Jadi, kalau ada yang menyampaikan harga naik, ya kalau 1-2 barang biasa. Tapi secara rata-rata, teori ekonomi yang namanya inflasi ya.. pengendalian harga. Artinya dibanding tahun 2014, turunnya anjlok,” terang Jokowi.

Dibagian lain, Walikota Tomohon, Jimmy Feidie Eman SE Ak, mengatakan bahwa Kota Tomohon mengalami kemajuan pesat dalam bidang ekonomi dan investasi, hal ini ditandai dengan bergeliatnya perekonomian dengan hadirnya beberapa hotel yang sementara dalam proses perampungan pembangunan dan ada yang telah di buka dalam tahapan soft opening.

“Begitu juga dengan bertambahnya obyek-obyek wisata yang dikelola swasta dan telah menjadi tujuan wisata yang menarik minat kunjungan para wisatawan. Ini berdampak pada perekonomian masyarakat juga memberikan kontribusi nyata dalam investasi dan perdagangan di Indonesia,” kata Eman.

Kehadiran dalam rakornas ini merupakan bagian dari koordinasi antar stakeholder, baik kementerian dan lembaga, didalamnya pemerintah daerah (Provinsi/Kabupaten/Kota se Indonesia).  Tampak hadir Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan diikuti para kepala daerah serta instansi terkait lainnya. (nv/MR)

(Visited 347 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *