Proyek ‘Bedah Rumah’ di Kelurahan Lahendong, Terseret hingga ke Ranah Politik

Foto: Salah satu proyek Bedah Rumah di Kelurahan Lahendong.


SulutPos.com, Tomohon – Beberapa warga Kelurahan Lahendong Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, mengeluhkan ulah oknum pegawai Kelurahan Lahendong. Menurut mereka, oknum tersebut sudah melakukan penekanan politik terkait Proyek Bedah Rumah di Kelurahan Lahendong.

Awal kejadian bermula ketika beberapa warga yang mendapatkan proyek Bedah Rumah, ditegur oleh oknum pegawai Kelurahan. Kepada wartawan media ini, Rabu, 10 April 2019, beberapa warga mengungkapkan ulah oknum pegawai tersebut yang melarang memasang warna bendera partai lain, selain warna ‘kuning’.

“Kamu sudah mendapatkan bantuan (bedah rumah), kenapa memasang bendera ‘Perjuangan’ ? Kalau boleh diturunkan saja, lagipula kami yang melakukan pendataan sehingga kalian  boleh mendapatkan bantuan tersebut,” ungkap salah satu warga (namanya minta tidak disebutkan) menirukan perkataan oknum pegawai kelurahan Lahendong.

Selain itu, lanjut salah satu warga Lahendong, selain meminta menurunkan bendera salah satu partai, Oknum Kelurahan yang berinisial DW juga meminta kepada warga itu untuk memilih partai tertentu.

Terpisah, oknum DW, ketika dikonfirmasi wartawan media ini, Selasa 16 Maret 2019, membantah hal tersebut diatas. DW mengatakan bahwa ia tidak pernah mengatakan atau melarang warga yang menerima bantuan bedah rumah memasang atribut partai lain.

Menurut DW, itu bukan wewenang pemerintah, apalagi melarang warga penerima bantuan bedah rumah untuk memasang atribut partai lain.

“Bukan wewenang Pemerintah. Saya akan tuntut siapa yang mengatakan hal itu,” tegas DW. (Marthen Alow)

(Visited 565 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *