Harkitnas ke – 111,Wabup RD Bacakan Sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika RI

Sulutpos.com,Tondano – Wakil Bupati ( Wabup) Minahasa Robby Dondokambey S.Si Jadi Inspektur dalam Upacara peringati Hari Kebangkitan Nasional ( Harkitnas) ke – 111 pagi tadi Senin (20/05) di Lapangan kantor Bupati Tondano.

Upacara peringatan Harkitnas ini dihadiri Wakil ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Martina Dondokambey-Lengkong, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Jeffry R. Korengkeng, SH, MSi, Ketua DPRD Kabupaten Minahasa James Rawung, SH, Dandim 1302 Minahasa Letkol inf. Slamet Raharjo, S.Sos, M.Si, Jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa, Para Veteran, Unsur Kepemudaan dan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemkab.

Dalam kesempatan itu,Wabup RD sapaan akrabnya membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (RI) dan menjelaskan tekat Mahapatih Gajah Mada yang tidak mementingkan kesenangan diri sendiri namun punya tekat kuat mempersatukan Nusantara.

“Amukti palapa berarti sesuatu yang berkaitan dengan kesenangan diri sang Mahapatih Gajah Mada. Artinya, ia tak akan menghentikan mati raga atau puasanya sebelum mempersatukan Nusantara.Sumpah Palapa tersebut merupakan embrio paling kuat bagi janin persatuan
Indonesia,” Kata Wabup RD.

Lebih lanjut dikatakannya,Wilayah Nusantara yang disatukan oleh Gajah Mada telah menjadi acuan bagi perjuangan berat para pahlawan nasional untuk mengikat wilayah Indonesia seperti yang secara de jure terwujud dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia saat ini.

“Peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke-111, 20 Mei 2019, kali ini sangat relevan jika dimaknai dengan teks Sumpah Palapa tersebut. Kita berada dalam situasi pasca-pesta demokrasi yang menguras energi dan emosi sebagian besar masyarakat kita. Kita mengaspirasikan pilihan yang berbeda-beda dalam pemilu, namun semua pilihan pasti kita niatkan untuk kebaikan bangsa,” Jelasnya.

” Peringatan Hari Kebangkitan Nasional kali ini juga dilangsungkan dalam suasana bulan Ramadan. Bagi umat muslim, bulan suci ini menuntun kita untuk mengejar pahala dengan meninggalkan perbuatan-perbuatan yang dibenci Allah SWT seperti permusuhan dan kebencian, apalagi penyebaran kebohongan dan fitnah. Hingga pada akhirnya, pada ujung bulan Ramadan nanti, kita bisa seperti Mahapatih Gadjah Mada, mengakhiri puasa dengan hati dan lingkungan yang bersih berkat hubungan yang kembali fitri dengan saudara-saudara di sekitar kita. Dengan semua harapan tersebut, kiranya sangat relevan apabila peringatan Hari Kebangkitan Nasional, disematkan tema “Bangkit Untuk Bersatu”. Kebangkitan untuk Persatuan,” Lanjut Wabup.

Sementara diakhir sambutan sang Menteri,Wabup mengatakan dalam memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang ke 111, mengajak sesama anak bangsa secara sadar memaknai peringatan kali ini dengan memperbarui semangat gotong-royong dan kolaborasi, sebagai warisan kearifan lokal yang akan membawa kita menuju kejayaan di pentas global.( Ody)

(Visited 31 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *