Dalil Ditolak, Lima Terduga Debt Colector Dijadikan Tersangka Oleh Polres Minahasa

Sulutpos.com,Tondano – Hakim Praperadilan Paul Pane SH, MH, menolak seluruh dalil dan permohonan para pemohon masing-masing ALU alias Arsel, JD alias Jerry, CW alias Chris, NW alias Novel dan EM alias Edgar Dalam sidang pembacaan putusan, Selasa (18/6),

Upaya Peradilan yang ditujukan terhadap Kepolisian Resort (Polres) Minahasa, oleh beberapa Oknum Debt Colector ini berbalik menjadikan 5 pengadu tersebut sebagai tersangka setelah,Pengadilan Negeri (PN) Tondano menolak setiap dalil permohonan.

Adapun alasan ditetapkannya kelima terduga Debt Colector ini sebagai tersangka tindak pidana dikarenakan telah melakukan penarikan secara paksa yang disertai ancaman kekerasan/pemerasan atas objek fudicia dalam hal ini 1 unit mobil.

Penarikan tersebut oleh pihak kepolisian dianggap sebagai upaya melawan Hak/hukum. Berdasarkan hal tersebut, juga dalil pasal 368 KUH Pidana, akhirnya pihak Polres Minahasa, menetapkan kelima orang tersebut sebagai tersangka.

Polres Minahasa sendiri dalam sidang Praperadilan tersebut, dikuasakan kepada AKP Muhamad Fadli SIK yang juga Kasat Reskrim, Ipda Afdal Rizal, Aiptu Jusak Buluran, Aipda Zulfikri Darwis, Bripka Vicky Katiandagho dan Brigadir Rolandi Kumenang.

Pasca putusan ini, kasus ini kembali dilanjutkan dan hari itu juga dinaikan status ke tahap 2, yakni kelima tersangka dan barang bukti dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Minahasa.

“Benar jika hakim menolak upaya praperadilan para pemohon yang juga merupakan tersangka dalam kasus penarikan paksa kendaraan. Mereka ini langsung dilimpahkan ke kejaksaan bersama barang bukti untuk diproses lebih lanjut,” kata Kapolres Minahasa AKBP Denny Situmorang SIK melalui Kabag Ops Kompol Yuriko Fernanda SIK.( Ody)

(Visited 71 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *