Open House Hari Raya Kedua, Bupati Sehan Landjar Sambut Tamu Dari Berbagai Daerah

SulutPos.com, Tutuyan.–Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sehan Landjar SH, di hari Raya kedua Idul Fitri 1440 Hijriah 2019 menggelar Open House di kediamannya Desa Togid Kecamatan Tutuyan. Bupati Sehan Lanjdar tampil dengan pakaian serba Putih mulai dari Sarung, Kemeja dan Peci Putih, kemudian Ibu Ketua TP-PKK Ny.Nursiwin Yunus Dunggio menggunakan Busana berwarna kehijauan muda.

Penuh kebahagiaan Kepala Daerah di timur totabuan ini menyambut uluran jabat tangan satu persatu tamu yang datang dari berbagai daerah yang ada di Sulawesi Utara (Sulut) mulai dari Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) Minahasa Selatan (Minsel) Kota Manado, Kota Bitung, bahkan dari Daerah Sanger dan tamu dari Bolaang Mongondow Raya (BMR).

Usai berjabat tangan dengan Bupati para tamu langsung di arahkan untuk mencicipi menu hidangan yang di sediakan keluarga Besar Landjar-Dunggio. Terlihat pada Open House itu, mulai dari Masyarakat, ASN Boltim hingga pejabat tinggi TNI Bolaang Mongondow, Komandan Distrik Militer (Dandim) 1303/Bolmong Letkol. Inf. Sigit Dwi Cahyono. S.sos turut hadir pada acara Open House Bupati Boltim.

Disela-sela menyambut tamu. Bupati Sehan Landjar sedikit menjelaskan tentang makna lebaran. Menurut orang nomor satu di Boltim ini, Idul Fitri adalah merayakan kemenangan setelah kaum muslimin melaksanakan Ibadah Puasa selama sebulan penuh.

Di hari raya idul Fitri inilah lanjut Bupati, kemenangan itu kita rayakan, “Sholat Idul Fitri adalah melaporkan, memanjatkan rasa syukuri Kepada-Nya atas Suksesnya kita melaksanakan ibadah puasa sebagaimana yang di perintahkan kepada kita untuk di tunaikan,” terang Eyang sapaan akrab Bupati.

“Kalau lebaran, siapa pun bisa berlebaran termasuk yang tidak sempat berpuasa bisa berlebaran. Tetapi Kalimat Idul Fitri hanya di khususkan kepada yang sukses melaksanakan ibadah Puasa. Sukses itu yang bagaimana. Bukan sekedar menahan lapar dan haus tetapi sukses menjalankan ibadah puasa yaitu mampu menahan hawa napsu, emosi, jujur, dan tidak menceritakan kejelekan orang lain. Kesemuanya itu harus kita puasakan,” timpalnya.

Terpantau media ini, Open House di mulai sekira pukul 10:00 pagi sampai pada pukul 10:00 malam hari tamu pun masih berdatangan, rasa bangganya mereka bertemu dengan orang nomor satu di Totabuan. (IWAN).

(Visited 96 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *