Pejabat AS Marah Atas Kaburnya Gembong Narkoba Meksiko

Gembong narkoba Meksiko, Joaquin “El Chapo”
Guzman, digiring menuju helikopter oleh marinir Meksiko di Mexico City,
2014. (AP/Dario Lopez-Mills)
__________________________________________________________________________________

 
Sulutpos.com, Manado – Bekas pejabat tinggi badan anti-narkoba Amerika mengatakan Joaquin Guzman seharusnya dipenjara di Amerika. Sejumlah bekas pejabat anti-narkoba Amerika menyatakan kemarahan
dengan kaburnya gembong narkoba terbesar dari penjara yang sangat dijaga
ketat atau supermax di Meksiko.

Bekas pejabat tinggi Drug Enforcement Administration (DEA) atau badan
anti narkoba Amerika, Peter Bensinger, menyatakan sangat kecewa ketika
mendengar Joaquin Guzman berhasil lari dari penjara tidak jauh dari
Mexico City.

“Saya sangat terkejut mendengar pemimpin kartel yang paling berbahaya
di dunia itu kabur dari penjara,” kata Bensinger hari Minggu (12/7).
Guzman seharusnya dipenjara di Amerika, tambahnya.

Komisi yang mengurus masalah kejahatan di Chicago mengatakan ini
berarti Guzman akan kembali memegang gelarnya sebagai musuh rakyat nomor
satu di kota itu, karena praktis seluruh perdagangan kokain dan heroin
gelap di Chicago dikuasai oleh kartel Sinaloa pimpinan Guzman.

Guzman diberi julukan itu tahun 2013 ketika ia belum tertangkap, dan
itu adalah pertama kalinya julukan itu dipakai sejak tahun 1930, ketika
bandit Al Capone berkuasa dalam bidang kejahatan. Pemerintah Meksiko
tidak mau mengirim Guzman untuk dipenjara di Amerika. Guzman juga telah
melarikan diri dari penjara lain di Meksiko tahun 2001, ketika ia sedang
menjalani hukuman penjara 20 tahun.[VOA]

(Visited 38 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *