Chat kami sekarang

Yunani Gagal Bayar, Dongkrak Saham Australia

Sulutpos.com, Jakarta– Saham-saham Australia naik 0,50 persen pada pembukaan perdagangan Rabu (1/6/2015), setelah Yunani menjadi negara maju pertama yang mengalami gagal bayar (default) utang kepada Dana Moneter Internasional.

Indeks acuan S&P/ASX200 diperdagangkan 27,1 poin lebih tinggi pada 5.486,1 karena Yunani gagal memenuhi tenggat waktu untuk melakukan pembayaran utang 1,5 miliar euro (1,7 miliar dolar AS) kepada IMF.

“Kegagalan Yunani untuk memenuhi batas waktu pembayaran kepada IMF terlihat sepenuhnya telah diantisipasi oleh pasar,” kata kepala analis CMC Markets, Ric Spooner.

“Acara penting berikutnya untuk pasar adalah hasil referendum hari Minggu (5/6/ 2015),” tambahnya, mengacu pada pemungutan suara yang diserukan oleh Perdana Menteri Yunani Alexis Tsipras tentang apakah menerima rencana reformasi dana talangan (bailout) atau tidak.

Pada awal perdagangan, dolar Australia diambil 76,98 sen AS, dari 76,71 sen AS pada Selasa sore. Unit Australia dibeli 69,13 sen euro dari 68,72 sen euro pada Selasa (1/7/2015).(Antara)

(Visited 115 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *