Chat kami sekarang

Seminar Motivasi Generasi Muda, Polres Minahasa Hadirkan Irjen Dicky Atotoy

Sulutpos.com, Tondano – Bertempat di Gedung Balai Pertemuan umum (BPU), Tondano, Jumat  21/08. Satuan Polres Minahasa, lewat gagasan AKBP Ronald Rumondor SIK, juga kerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa, mengelar Seminar Motivasi Generasi Muda.

Kegiatan yang bertujuan membentuk karakter anak muda dan penumbuhan skill atau bakat dan minat ini menghadirkan Irjen Pol Drs Dicky A. Atotoy, yang merupakan Wairwasum Mabes Polri, dan Yola Lariwa SH, pegacara muda yang berasal dari Tondano.

Irjen Pol Drs Dicky A. Atotoy di depan ratusan Siswa SMA, dan SMP, mengatakan bahwa dirinya bisa jadi orang sukses bermula dari dasar,dan melewati banyak tempaan, serta banyak juga di temui Kesusahan dan kesulitan.

“Masa belajar itu ibarat sebuat pensil dan penghapus yang sering kita pakai, dimana pencil ini, mengalami kesakitan saat di tajamkan untuk bisa mendapatkan hasil dalam penulisan yang baik,sama seperti kita yang dalam masa studi banyak menerima kesukaran dan penderitaan, begitupun kita butuh penghapus, guna menghapus yang salah, jangan takut untuk salah, namun memperbaiki kesalahan adalah satu hal yang bagus,” Katanya.

Hal yang paling penting, lanjut Atotoy, adalah  hati kita, bagaimana harus hidup berjiwa besar dan menerima keadaan, dan tulus kepada Tuhan dan pastinya Setiap tulisan dari pensil akan menerima gorersan artinya
setiap hidup pasti akan menerima goresan sebagai  kenangan jadilah dan isilah hidup dengan baik dan kebijaksanaan.

Jenderal yang mencetuskan Slogan brenti jo bagate (Berhentilah Minum-minuman keras-Red) ini juga menyempatkan diri bercerita tentang masa hidupnya yang juga mengalami kesusahan saat berada di bangku sekolah namun hal tersebut menjadi motifasi baginya untuk tetap berkarir dan dengan motifasi ini mantan orang nomor satu di jajaran Polda Sulut pun mendapatkan segudang penghargaan, mulai dari tingkat SMP, SMA, sampai masuk ke satuan kepolisian.

” Jadilah diri sendiri,yang punya keahlian sekecil apapun, carilah kelebihan yang ada, hadapi segalah sesuatu dengan sernyum, didalamnya terkandung makna ketenangan,walaupun tekanan hidup banyak,pada sedih kita gunakan logika, kalau senang kita gunakan hati Kita harus bisa menjadi orang bermakna.dengan cara melihat sesui dari presepsi orang lain.Jangan berkecil hati, kamu bisa seperti saya, dan bisa membahagiakan orang tua,”Ujarnya.

Hal yang sama di katakan Yola Lariwah SH , konsultan hukum dan pengacara.yang juga merupakan warga asli minahasa. “Jangan buang masa muda dengan hal negatif, dan berbuatlah yang terbaik bagi orang tua dan bangsa jangan abaikan  kesempatan yang ada, bekerja dengan jujur serta bertanggung jawab, jangan muda menyerah dan jangan terpengarung dengan keadaan yang ada di sekitar kita,”Ungkapnya.

Kapolres Minahasa, AKBP Ronald Rumondor SIK, sendiri mengatakan tujuan kegiatan yang di lakukan guna mengingatkan generasi muda akan pentingnya pembangunan karakter sehingga para pemuda tidak akan terjerumus ke hal-hal negatif yang bisa merusak diri sendiri, keluarga, dan masyarakat.[Ody waseng]

(Visited 257 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *