Chat kami sekarang

Di Kongres AS, Paus Fransiskus Mengangkat Masalah Migran

Sulutpos.com, Washington – Paus Fransiskus menyampaikan pidatonya di Gedung Capitol, Washington, di depan para anggota Kongres Amerika Serikat.

Dia merupakan pemimpin umat Katolik pertama yang berbicara di depan anggota Kongres dari Partai Demokrat maupun Partai Republik. Dalam pidatonya, Paus antara lain menyerukan agar Amerika Serikat menolak permusuhan atas kaum pendatang dan memperlakukan mereka secara manusiawi.

“Membangun sebuah bangsa meminta kita untuk mengakui bahwa kita harus secara terus menerus berkaitan dengan orang lain dan menolak kerangka berpikir yang bermusuhan,” jelasnya.

Dia menambahkan bahwa krisis migran global saat ini membawa tantangan namun mereka harus dilihat sebagai manusia dan diperlakukan dengan pendekatan kemanusiaan. Pidatonya berulang kali terputus karena tepuk tangan dari para anggota Kongres.

Sementara itu ribuan orang berkumpul di luar, bagian West Lawn dan National Mall, untuk mendengarkan pidato Paus yang disiarkan langsung lewat pengeras suara.

Usai pidato, Paus menyempatkan diri untuk tampil di teras Gedung Capitol untuk menyapa mereka.

Hari Rabu (24/09) Paus memicu perdebatan di kalangan warga AS setelah menyerukan aksi untuk mengatasi pemanasan global.

Paus Fransiskus juga mengundang kontroversi dengan menasbihkan seorang misionaris abad ke-18, Junipero Serra, sebagai seorang santo, yang dikecam oleh sebagian kalangan asli Amerika. Namun umat Katolik yang berasal dari kawasan Amerika Latin menyambut pentahbisan itu karena dilihat sebagai pengakuan atas sejarah gereja di kawasan penduduk Hispanik. [BBC/L-8]

(Visited 50 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *