Chat kami sekarang

Eman Hadiri Ibadah Syukur HUT Ke- 157 Jemaat GMIM Nafiri Pangolombian

Sulutpos.com, Tomohon – Bertempat di Jemaat GMIM Nafiri Pangolombian, Wilayah Tomohon III diadakan Ibadah Syukur HUT Ke- 157 Jemaat GMIM Nafiri Pangolombian, 24/09/2015.

 Ibadah Syukur ini dirangkaikan dengan Pentahbisan Pastori 2 dan Konsistori Jemaat. Ibadah Syukur ini dihadiri oleh Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman, SE.Ak, Ketua Badan Pekerja Sinode GMIM Pdt. DR. H. W. B. Sumakul, Th.M., Sekretaris Daerah Kota Tomohon DR. Drs. Arnold Poli, SH. MAP., Ketua Badan Pekerja Wilayah Tomohon III Pdt. Sofie Goni-Rau, M.Th., Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat GMIM Nafiri Pangolombian Pdt. Vonny Sondakh-Roring, S.Th., serta para jemaat GMIM Nafiri Pangolombian.

Sebelum dimulainya ibadah syukur yang dipimpin oleh Ketua Badan Pekerja Sinode GMIM Pdt. DR. H. W. B. Sumakul, Th, terlebih dahulu diadakan pentahbisan pastori 2 dan Konsistori Jemaat yang ditandai dengan penandatanganan prasasti, pembukaan selubung papan dan pengguntingan pita oleh Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman, SE.Ak., bersama Ketua Badan Pekerja Sinode GMIM Pdt. DR. H. W. B. Sumakul, Th.M.

Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman, SE.Ak., dalam sambutannya menyampaikan Selamat Hari Ulang Tahun Ke- 157 dan Selamat atas ditahbiskannya Pastori 2 dan Konsistori Jemaat GMIM Nafiri Pangolombian.


Diharapkan kepada para jemaat melalui ibadah syukur hari ulang tahun jemaat ini, agar makin memotivasi jemaat dalam melaksanakan tugas dan pekerjaan yang telah dipercayakan kepada masing-masing warga jemaat baik sebagai Badan Pekerja, Pelayan Khusus, Komisi BIPRA, Komisi Kerja maupun sebagai anggota Jemaat GMIM Nafiri Pangolombian,” Kata Eman.

Disamping itu, lanjut Eman, mampu memberikan inovasi-inovasi cerdas dan kreatif melaui berbagai program peningkatan kesejahteraan yang dapat dinikmati oleh jemaat bahkan seluruh komponen masyarakat.

“Mari Kita semua, terutama jemaat untuk memelihara kehidupan yang harmonis, hidup rukun dan damai serta menjaga persatuan hidup antar umat beragama yang terjalin hingga saat ini, “Meimo Kita Mahwali-wali Mehe’ Ung Genang Leoz Wo Wangun I Sumiwo U Wanuata Tou Muung” (Mari kita bersama-sama memberikan Pemikiran yang baik dan membangun untuk Kota Kita, Tomohon ),” Kata Eman dalam bahasa Tombulu. [Stenly Pondaag]

 

(Visited 160 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *