Kementerian Sosial RI Kucurkan Dana 3 Miliar Untuk Warga Miskin di Minahasa

Sulutpos.com, Tondano – kembali pemerintah kabupaten Minahasa mendapat bantuan pemerintah pusat mencapai angka 3 miliar rupiah dari dana APBN tahun 2015, lewat Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Bantuan yang di peruntukan bagi warga miskin serta penyandang cacat ini menurut Dinas Sosial, lewat kepala Dinas Royke Kaloh,SH, sudah sementara berjalan dan di realisasikan, serta masih ada yang dalam taraf verifikasi data.

Hal tersebut di katakanya dalam acara bimbingan teknis Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak layak huni, yang bertempat di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa, Sekda Minahasa pada selasa (22/09), di buka Sekdakab  Jeffry R. Korengkeng, SH, M.Si mewakili Bupati Minahasa dengan  dihadiri oleh Pejabat Kementerian Sosial RI Direktur Penanggulangan Kemisikinan Perkotaan Drs. Pepen Nazaruddin, M.Si didampingi oleh Dra. R. R. Etty Rachmiati, M.Si selaku Kasubid Penataan Sosial Lignkungan Kumuh.

Potret Kemiskinan.(Foto:Republika)

Sebagai peserta para camat Tondano Utara, Timur dab Barat beserta lurah dan tenaga sukarelawan kecamatan. Kaloh, yang  didampingi oleh Plt. Kasie Bansos Dinas Sosial Kab. Minahasa Roger Tangkulung menginformasikan bahwa Program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni sudah dilaksanakan sejak tahun 2011.

Dan di tahun ini Kabupaten Minahasa program ini teralokasi pada 6 kelurahan di 3 kecamatan di tondano yaitu : kelurahan Makalonsow, Kiniar Taler, Wulouwan, Sumalangka dan Rinegetan.sementara itu Plt Kasie Dinsis menambahkan bahwa mekanisme pelaksanaan program ini melalui usulan/permohonan pemerintah jelurahan kpd Bupati c.q Kadis Sosi, kemudian bidang teknis akan melakukan verifikasi lapangan sebelum diajukan ke Kemensos RI setelah mendapatkan rekomendasi dari Dinsos Provinsi Sulut.

Bupati Minahasa melalui sekretaris Daerah menyambut rombongan kementerian sosial RI sekaligus mengucapkan terima kasih yang mengalokasikan APBN 2015 guna penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Minahasa. Adapun rinciannya ,Rehabikitasi sosial rumah tidak layak huni sebesar Rp. 590 juta dan sarana lingkungan sebesar Rp. 50
juta tersebar di 6 kelurahan.

Rehanilitasi Sosial rumah tidak layak huni pedesaan yang tersebar di kecamatan. Mandolang dan kakas sebesar Rp. 400 juta. Kube program Keluarga harapan untuk 70 kelompok Rp. 1.4 miliyar Kube perkotaan untuk 25 kelompok sebesar Rp. 500 juta.

Dan juga  terdapat program tambahan untuk panti anak dan panti werdha, kegiatan home care untuk lansia, kegiatan asistensu lansia, usaha ekonomi produktif utk lansia, kegiatan bedah rumah lansia, asistensi sosial orang cacat dan keluarga harapan utk keluarga sangat miskin serta program simoanan keluarga sejahtera.

“Semua program ini kiranya di manfaatkan serta di atur dengan baik sesuai prosedur dan juga tepat sasaran agar benar-benar dapat meningkatkan hakekat kehidupan masyarakat menuju pada kesejahteraan,” Ungkap korengkeng.

Lebih lanjut korengkeng menghimbau agar kiranya program-program yang ada boleh disalurkan dengan benar dan memberikan konstribusi positif dalam rangka penanggulangan kemiskinan nasional dan khususnya di Kabupaten
Minahasa.(Odywaseng)

(Visited 207 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *