Chat kami sekarang

Menkumham Buka Kerjasama Dengan Departemen Kehakiman Hongkong

Sulutpos.com, Jakarta – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Hukum dan HAM membuka
kerjasama dalam bidang hukum dengan Departemen Kehakiman Hongkong.

Foto: Yasona H Laoly. [Google]
 

Usai menerima Head Secretary of Justice Hongkong, Rimsky Yuan beserta
rombongannya, Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly mengatakan,
kerjasama antara Indonesia dengan Hongkong salah satunya terkait
penyelesaian kasus hukum dalam bidang arbitrase.

Dengan kerjasama ini, pengusaha Indonesia dapat menyelesaikan
perselisihan dagang dengan pengusaha Hongkong melalui arbitrase
Hongkong.

“Kerjasama lndonesia dengan Hongkong, gimana kalau lndonesia juga
ditawarkan manakala kontrak dagang saat ada perselisihan dagang antara
bussiness communities yang menggunakan arbitrase Hongkong sebagai salah
satu badan menyelesaikan perselisihan dagang para pengusaha yang ada
kontrak dagangnya,” kata Yasonna, usai bertemu Rimsky dan rombongannya
di Gedung Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, Jumat (18/9).

Yasonna menambahkan, dengan kerja sama ini, memungkinkan pengacara
Indonesia mendaftar dan beracara di Hongkong dalam hukum Indonesia.

“Cukup mendaftar disana untuk beracara dalam hukum lndonesia dengan
partner dagangnya yang mungkin pengusaha lndonesia,” katanya.

Lebih jauh, Yasonna mengatakan, dalam pertemuan ini juga dibahas
mengenai pembinaan kerjasama dengan para pengacara Hongkong. Menurutnya,
kerjasama dengan Hongkong memiliki nilai penting bagi kedua pihak.
Apalagi, menjelang dimulainya Asean Community.

“Saya kira kerjasamanya perlu kita bangun dengan baik. Kami akan
terus melanjutkan pertemuan ini supaya hubungan kedua pihak dengan baik.
Hongkong akan buka trade center di sini dan akan buka perdagangan yang
lebih luas di sini tentu perlu dukungan dalam bidang hukum. Itu yang
kita kerjasamakan,” jelasnya. [F-5/L-8]

(Visited 52 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *