Chat kami sekarang

NASA: Ada Bukti Kuat Mars Punya Air

SulutPos.com, Washington – Untuk pertama kalinya ilmuwan menemukan bukti kuat ada aliran air asin di Mars, setidaknya semasa musim panas di planet merah itu, sehingga memperkuat spekulasi ada kehidupan disana.

Foto: Garis-garis gelap, tipis sepanjang 100 meter dalam gambar ini diperkirakan terbentuk oleh aliran air di planet Mars.[NASA]

Badan Antariksa Amerika mengatakan Senin (28/09) terbentuknya aliran-aliran mineral garam seperti tampak dalam gambar diatas memerlukan air. Di mana ada air, kata NASA, mungkin ada kehidupan biarpun hanya dalam bentuk mikroorganisme.

“Hari ini, kita merevolusi pemahaman tentang planet Mars,” kata Jim Green, direktur ilmu planet NASA, dalam jumpa pers untuk merilis temuan tersebut.

Sebelum pengumuman resmi itu, sudah ada spekulasi NASA menemukan bukti kuat ada air di Mars. Doug McCuistion, mantan kepala program Mars di NASA, mengatakan kepada harian Boston Herald bahwa teori tentang
adanya aliran air di permukaan Mars sudah lama beredar. Jika benar, kata McCuistion, “itu berimplikasi luar biasa terkait prospek kehidupan di sana dan kesinambungan hidup manusia.”

Ikut dalam jumpa pers itu adalah Green; Michael Meyer, kepala ilmuwan Program Eksplorasi Mars NASA; Lujendra Ojha dari Institut Teknologi Georgia di negara bagian Atlanta; Mary Beth Wilhelm dari Pusat Riset Ames NASA di negara bagian California; and Alfred McEwen, kepala ilmuwan untuk High Resolution Imaging Science Experiment (HiRISE) pada Universitas Arizona di kota Tucson.

Ini bukan pertama kalinya NASA menemukan bukti ada air di Mars. Bulan Maret lalu, NASA mengatakan Mars dulu mengandung lebih banyak air daripada Samudera Arktik di Bumi.

Dalam jurnal Science, tim periset NASA membandingkan rasio dua jenis air yang ditemukan di atmosfir Mars dengan rasio air yang terkandung di sebuah pecahan meteor di planet itu sekitar 4,5 miliar tahun lalu.

Kata NASA, lebih dari empat miliar tahun lalu Mars terlapisi air dengan kedalaman 137 meter dan hampir seluruhnya telah menguap ke ruang angkasa. [/th/dw]

VOA News

(Visited 318 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *