Warga Maesaan Minsel Digemparkan Dengan Penemuan Kerangka Manusia di Rumah Kosong

Foto: Kerangka misterius


SulutPos.com, Amurang – Warga Kecamatan Maesaan Minahasa Selatan khususnya Desa Liningaan, pada Rabu 21 Oktober pagi sekitar pukul 08.00 wita dihebohkan dengan penemuan kerangka manusia, yang ditemukan dirumah Keluarga Sampul-Singkoh di Desa Liningaan, Jaga II. Kerangka yang belum terindentifikasi tersebut kini dalam penyelidikan kepolisian dengan melakukan otopsi.

Menurut keterangan Mike Mokodongan warga setempat yang tinggal di dekat rumah tempat ditemukan kerangka
tersebut, dirinya sempat curiga saat mengamati keberadaan rumah yang sudah dua tahun tidak berpenghuni.

Rabu (21/10) pagi sekitar pukul 08.00 wita, ketika hendak mencari ayam ternak miliknya, dirinya merasa curiga
ketika melihat timbunan tanah di bagian dapur rumah tersebut yang bentuknya seperti kuburan.

”Awalnya, saya merasa curiga melihat timbunan tanah di dapur rumah tersebut. Saya pun takut untuk memeriksanya, dan memilih memberitahukan kepada warga dan pemerintah desa,” tutur Mokodongan.

Kecurigaan Mokodongan membuat warga dan pemerintah desa sepakat untuk mendatangi rumah tersebut dan menggali timbunan tanah yang dimaksud. Dan dari penggalian tersebut warga dibuat kaget, melihat sosok kerangka manusia yang masih utuh tertimbun dalam sebuah lubang dengan kedalaman sekitar 1,5 meter. Warga kemudian
menghubungi Polsek Tompaso Baru yang informasi tersebut diteruskan ke Polres Minsel untuk melakukan penyelidikan.

Hal tersebut dibenarkan Kapolsek Tompaso Baru IPTU Verry Liwutang. ”Iya benar, yang tertimbun di dalam tanah tersebut adalah kerangka manusia. Kerangka tersebut ditemukan dalam galian dengan lebar 1×2 meter dan dalamnya 1,5 meter.

” Kerangka manusia tersebut ditemukan didalam rumah kosong atau sudah tidak ada penghuninya sejak dua tahun terakhir,” ungkap Liwutang.

Terkait kasus penemuan kerangka manusia tersebut, pihaknya belum bisa memastikan penyebabnya, dan kini pihaknya bersama Polres Minsel sudah mem-police line lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk proses penyelidikan, dan nantinya kerangka tersebut akan diotopsi.

Adanya kasus ini, Camat Maesaan Verry Runtuwene mengimbau warganya untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat berwajib untuk mengungkap fakta dibalik penemuan kerangka manusia tersebut.

”Kami berharap polisi bisa mengungkap secepatnya apakah kerangka tersebut korban pembunuhan atau memang sengaja dikuburkan karena hal lainnya,” ujar Runtuwene. (Andre Dotz)

(Visited 1.600 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Contact us
1
Hello
Ada yang bisa kami bantu?