Chat kami sekarang

Film Hollywood Karya Sutradara Muda Indonesia Mulai Tayang Di Bioskop

Sulutpos.com, Jakarta – Film Hollywood pertama karya sutradara muda tanah air, Livi Zheng, akan mulai ditayangkan di seluruh bioskop di Indonesia pada 26 November 2015. Film berjudul “Brush with Danger” yang bergenre action-drama itu mengisahkan tentang kehidupan kakak adik imigran gelap yang pertama kali
menginjak Amerika Serikat (AS).

 Livi, yang juga merangkap pemeran utama, mengatakan filmya sudah terlebih dulu ditayangkan di Amerika pada September 2014. Film itu juga masuk sebagai salah satu nominasi finalis Piala Oscar.

“Akhirnya film saya bisa ditayangkan di Indonesia, saya merasa senang sekali. Semua karena bantuan banyak pihak mulai dari pemerintah sampai teman-teman,” kata Livi yang baru berusia 26 tahun, saat premier film Brush with Danger” di Plaza Senayan, Jakarta, Jumat (20/11).

Hadir dalam premier sore ini adalah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan dan mantan wakil menteri luar negeri, Dino Pati Djalal. Sedangkan, pada malam hari nanti juga digelar nonton bareng “Brush with Danger” bersama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama di Blitzmegaplex Grand Indonesia.

Livi mengungkapkan filmnya akan ditayangkan di semua bioskop seperti XXI, Blitzmegaplex, atau Platinum Cineplex. Livi juga melakukan promosi filmnya di kota selain Jakarta yaitu Bandung, Surabaya, Malang, dan
Yogyakarta.

“Naskah film ini sudah ditolak 32 kali dan saat saya mencari kru film. Mereka 100 persen tidak mau kerja dengan saya karena saya baru pertama kali menjadi sutradara. Akhirnya saya terus merevisi skenario sampai akhirnya kru-kru saya ada dari nominasi Oscar dan kru yang pernah terlibat dalam film Star Wars dan Hunger Games,” kata Livi yang juga seorang atlet wushu.

Livi mengaku cukup kewalahan untuk menayangkan filmnya di Indonesia karena prosesnya berbeda dengan Amerika. Di Indonesia, Livi tidak hanya menjadi sutradara tetapi harus merangkap sebagai production house,
marketing, iklan, bahkan sampai mengurus sensor dan distribusi film.

“Saya sejak umur 15 tahun sudah tinggal di luar negeri, jadi tidak tahu film-film Indonesia. Baru belajar Juni lalu,” ujar lulusan perfilman Amerika itu.

Menurut Livi, Indonesia punya banyak talenta dunia perfilman bahkan sudah sering “go international”. Dia menyarankan para sutradara Indonesia tidak menyerah untuk menembus pasar internasional. Sebab, dalam setiap kesuksesan pasti ada kegagalan.

“Kalau kita punya mimpi besar, maka harus punya keyakinan besar dan disertai kerja keras. Di setiap kesuksesan selalu ada kegagalan,” kata Livi.

Film “Brush with Danger” berkisah tentang kakak adik, Alice dan Ken, yang memulai hidup mereka sebagai imigran gelap di Amerika. Mereka berkenalan dengan seorang konglomerat bernama Justus Sullivan yang ternyata memanfaatkan kemampuan melukis Alice untuk kepentingannya. Pemeran utama lain dalam film itu adalah Ken Zheng dan Norman Newkirk. [C-5/L-8]

(Visited 261 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *