Kegiatan Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) di Lingkungan Pemkot Tomohon

Sulutpos.com, Tomohon 
Bertempat di Aula Lantai 3 Kantor Walikota Tomohon diadakan Kegiatan Penyusunan Standar Operasional
Prosedur (SOP) di Lingkungan Pemerintah Kota Tomohon (09/11/2015). 
Foto : Kegiatan Penyusunan Standar Operasional
Prosedur (SOP) di Lingkungan Pemerintah Kota Tomohon (09/11/2015).
Kegiatan ini dihadiri
oleh Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Tomohon yang
sekaligus membuka acara Ir. Harold V. Lolowang, M.Sc., Kepala Bagian Tata Laksana
Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Utara yang juga menjadi
narasumber Judhistira A. K. Siwu, SE. M.Si., Kepala Bagian Administrasi
Organisasi Sekretariat Daerah Kota Tomohon Ir. Themry Lasut, MAP., dan para
undangan yang merupakan perwakilan dari masing-masing SKPD di jajaran
pemerintah Kota Tomohon.
Walikota Tomohon yang dalam sambutannya
dibacakan oleh oleh Asisten
Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Tomohon Ir. Harold V. Lolowang,
M.Sc.,  mengatakan bahwa sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan
Menteri Dalam Negeri Nomor 52 Tahun 2011 tentang Standar Operasional Prosedur (SOP)
di Lingkungan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota, ditegaskan bahwa setiap
pelaksana pada unit kerja harus menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP).
“Hal ini bertujuan untuk mewujudkan birokrasi pemerintahan yang efektif, efisien,
dan ekonomis dan menjadi pedoman bagi setiap instansi pemerintah daerah dalam penyelenggaraan
tugas pokok dan fungsinya,” Kata Lolowang membacakan sambutan Walikota.

Kepala Bagian Administrasi Organisasi Sekretariat Daerah Kota Tomohon Ir. Themry Lasut, MAP., dalam laporannya mengatakan bahwa maksud
dan tujuan Kegiatan Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) di Lingkungan Pemerintah Kota
Tomohon ini adalah untuk mengetahui mutu dan standar pelayanan publik di
lingkungan pemerintah Kota Tomohon.

” Untuk mengetahui perbandingan antara
harapan dan kenyataan dengan melihat data dan informasi, menumbuhkan dan memacu
persaingan positif antara unit penyelenggara pelayanan dalam upaya peningkatan
kinerja pelayanan,” Ungkap Lasut.

Selain itu, lanjut Lasut, dapat mengetahui kelemahan dan kelebihan setiap unit
pelayanan pada SKPD di Kota Tomohon dan sebagai bentuk pengawasan dari
masyarakat terhadap kinerja pelayanan pada masing-masing unit pelayanan di Kota
Tomohon.[Red]
   

(Visited 360 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *