Chat kami sekarang

Putusan Sidang DKPP Pusat, KPU dan Panwas Minsel Sudah Tepat dan Tidak Langgar Aturan

Sulutpos.com ,Amurang – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) pusat memutuskan tindakan yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Minahasa Selatan sudah tepat dan tidak melanggar aturan.

Hal tersebut terungkap dalam pembacaan putusan sidang pada Selasa 18 November 2015, berdasarkan aduan lintas LSM terkait ijazah palsu calon bupati Tetty Paruntu, pencalonan pasangan calon (paslon) John Sumual-Anne Langi, dan keterbukaan informasi publik hasil putusan.

Ketua KPU, Fanley Pangemanan ketika dikonfirmasi mengungkapkan, hasil putusan DKPP yang dibacakan Hakim Ketua Jimly Hasidiqie dan anggota Pdt. Saut Sirait dan empat orang hakim lainnya, memutuskan tindakan yang dilakukan komisioner KPU Minsel sudah tepat berdasarkan aturannya.

“ DKPP memutuskan menolak aduan pihak pengadu secara seluruhnya, dan merehabilitasi nama baik teradu, yakni ketua dan anggota KPU Minsel,” ungkap Pangemanan.

Pangemanan berharap dengan adanya putusan ini, kiranya bisa menjadi perhatian bagi masyarakat, khususnya bagi pihak pengadu untuk bersama mensuport dan menyukseskan terselenggaranya pilkada serentak 9 Desember, “Pada prinsipnya sebagai penyelenggara bekerja berdasarkan aturan dan transparan, “ tegas Pangemanan.

Dibagian lain Ketua Panwaslu, Minsel Eva Keintjem, yang juga turut hadir dalam persidangan tersebut, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya putusan tersebut yang memutuskan tindakan yang dilakukan KPU dan Panwaslu Minsel sudah berdasarkan aturan.

”Ya benar, kami juga hadir dalam sidang tersebut. Majelis hakim memutuskan menolak seluruhnya pokok aduan dari para pengadu, dan merehabilitasi nama baik teradu dalam hal ini KPU dan Panwaslu Minsel,” jelas Keintjem. (Andre Dotz)

(Visited 117 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *