117 Penderita HIV /AIDS di Kota Tomohon

Sulutpos.com, Tomohon – Hari AIDS se-dunia tanggal 1 Desember 2015 diperingati ratusan Generasi muda dengan aksi turun ke jalan, Jumat (4/12/15 ) sekitar pukul 11.30 siang, dikawasan terminal beriman Tomohon.

Dengan membentangkan spanduk bertuliskan ‘PERILAKU SEHAT’, ratusan Generasi muda membagikan brosur dan stiker kepada para pengendara dan penumpang diterminal Beriman Tomohon.

Menurut kepala Dinas Pemuda dan Olaraga Kota Tomohon, Dr Olga Karinda, aksi turun ke terminal yang dilakukan para kaula muda tersebut mendapat reaksi positif dari seluruh khalayak ramai yang ada dilokasi terminal.

” Tujuan kami melaksanakan aksi kampanya anti HIV/
AIDS untuk memberikan pembelajaran kepada seluruh lapisan masyarakat agar mengenal tentang bahaya akibat dari penyakit AIDS yang sampai saat ini belum ada obatnya,” kata Karinda.

Foto : kepala Dinas Pemuda dan Olaraga Kota Tomohon , Dr Olga Karinda.

Ditambahkan karinda aksi ini dilaksanakan dalam rangka peringatan hari aids se-dunia merupakan salah satu kegiatan rutin yang dilaksanakan pihaknya setiap tahun.

“Bahkan tercatat Penderita HIV/ AIDS dikota Tomohon yang terdeteksi sejak tahun 1997 sampai Agustus 2015 berjumlah 117 kasus,” ungkap Karinda.

Aksi ini dilakukan, lanjtnya, secara rutin setiap tahun agar semakin dirasakan dan dipahami masyarakat. Dengan demikian, masyarakat akan memproteksi diri agar menghindari dan menjauhi hal-hal yang mengarah pada penyebaran penyakit HIV-AIDS.

Sekretaris Komisi Penanggulangan HIV AIDS Kota Tomohon, Dr.Mike Rumambi, mengatakan bahwa aksi yang dilakukan pihaknya diharapkan mampu menggugah kepedulian masyarakat umum terhadap dampak negatif dan bahaya penularan AIDS dilingkungannya masing-masing.

”Berangkat dari kepedulian, masyarakat akan lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap diri sendiri, keluarga dan lingkungannya,” tutur Rumambi.

Lebih lanjut Rumambi menambahkan bahwa lewat momentum peringatan hari aids ini pula, kami mengajak seluruh masyarakat agar tidak  mengasingkan para penderita AIDS.

Sementara itu, sejumlah generasi muda yang terlibat dalam kegiatan ini, mengaku sangat antusias bisa berpartisipasi dalam aksi peringatan hari AIDS se-dunia tersebut. Mereka menilai aksi ini sangat tepat sebagai bentuk simpati sekaligus peringatan kepada seluruh masyarakat agar menjauhi hal-hal yang mengarah pada penularan HIV /AIDS.[Stenly Pondaag]

(Visited 447 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *