Pasca Kebakaran BRI Unit Tenga, Nasabah Kuatirkan Sertifikat Yang Digadaikan

Sulutpos.com, Amurang – Pasca kebakaran yang menghanguskan Kantor BRI Unit Tenga hingga rata tanah, beberapa nasabah mulai mengkuatirkan berkas dalam hal ini akte atau sertifikat tanah mereka yang sempat digadaikan untuk peminjaman uang di bank tersebut.

Menurut salah satu nasabah yang enggan namanya disebutkan, sertifikat tanah yang digadaikan untuk meminjam uang adalah sertifikat asli. Sehingga jika berkas mereka tersebut hangus terbakar, maka pihak bank diharapkan dapat bertanggungjawab.

Sementara itu Isnanto selaku salah satu pihak BRI Cabang Tondano yang memantau langsung kondisi dan pelayanan sementara Kantor BRI Unit Tenga Senin 21 Desember siang tadi mengungkapkan, terkait musibah kebakaran yang terjadi pada Sabtu 19 Desember malam tersebut, maka untuk sementara pelayanan Kantor BRI Tenga dipindahkan disebuah ruko yang hanya berdekatan dengan lokasi kebakaran.

Dirinya menjamin bahwa berkas-berkas penting nasabah dalam keadaan aman, sembari pula mengungkapkan bahwa dalam kebakaran tersebut uang yang disimpan di brankas dan mesin ATM tidak terbakar, yang jumlahnya berkisar 400 juta lebih.

“Mengenai kondisi bangunan rumah yang disewa untuk kantor yang sudah terbakar, kami akan menggantinya dengan membangun kembali bangunan rumah dilokasi tersebut,” Katanya.

Kapolsek Tenga, AKP Rulie Djama, ketika dikonfirmasi mengenai jumlah kerugian kebakaran tersebut, belum bisa memastikan jumlahnya, karena hingga kini masih dalam penyelidikan.

Diketahui, peristiwa kebakaran kantor BRI Unit Tenga yang terletak disamping jalan trans Sulawesi didesa Pakuweru tersebut, terjadi Sabtu 19 Desember akhir pekan lalu sekitar pukul 19.00 wita. (Andre Dotz)

(Visited 59 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Contact us
1
Hello
Ada yang bisa kami bantu?