Chat kami sekarang

Dua Kali Letusan Gunung Soputan, Minsel Masih Aman, Abu Vulkanik Mengarah ke Tenggara

Sulutpos.com, Amurang – Gunung Soputan yang terletak diantara Kabupaten Minahasa Tenggara dan Minahasa Selatan tercatat dua kali meletus, yakni pertama pada Senin 4 Januari kemarin malam sekitar pukul 20.53 wita. Kemudian status kembali meningkat pada Selasa 5 Januari dini hari sekitar 03.08, dan meletus kedua kalinya pada pukul 06.38 wita.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Minsel Handrie Komaling, letusan tersebut disertai disertai awan panas mengarah ke tenggara, sementara tinggi abu vulkanik mencapai 6,5 Kilo Meter.

” Masyarakat sekitar dilarang beraktivitas hingga 6,5 Kilo Meter dari kaki Gunung Soputan,” jelas Komaling.

 Hingga Selasa 5 Januari sore tadi, dampak dari letusan Gunung Soputan ini seakan tidak melanda daerah Minahasa Selatan. Abu vulkanik hanya mengarah ke bagian Langowan dan Minahasa Tenggara, sedangkan dua desa di Minsel yang berdekatan dengan Gunung Soputan yakni Desa Kotamenara Kecamatan Amurang Timur, dan Desa Ranoketang, Kecamatan Amurang tidak terkena dampak abu vulkanik tersebut.

Kendati demikian Komaling mengatakan, bahwa pihaknya telah meninjau ke dua desa tersebut, dan telah memberikan masker, sembari terus menghimbau masyarakat di dua desa tersebut untuk waspada.

Dibagian lain Hukum Tua Desa Kota Menara Joyke Sondakh ketika dikonfirmasi  mengatakan, bahwa pasca dua kali
letusan gunung soputan, tidak ada dampak yang dirasakan.

” Masyarakat menjalankan aktifitas seperti biasa, tapi dihimbau tetap waspada. Diketahui, jarak antara kaki gunung soputan dengan Desa Kota Menara hanya 7 Kilometer,” tutur Sondakh. (Andre Dotz) 

(Visited 243 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *