Investor 8 Triliun Jajaki Kumelembuai

Sulutpos.com, Tomohon – Kawasan agribisnis holtikultura yang berada di Kecamatan Tomohon Timur dikenal  dengan produksi tanaman sayuran dan berkembang pesat di Kota Tomohon dengan hasil antara lain sayur kubis, Wortel, Petsai, batang daun, labu siam, kembang kol, terong dan buncis, bayam, kangkung dan jenis-jenis sayur lainnya, tumbuh subur di willayah tersebut.

Pertemuan dengan Perwakilan Pemerintah Kota Tomohon,  Lurah Kumelembuai  Djoni Pangemanan bersama masyarakat
Pertemuan dengan Perwakilan Pemerintah Kota Tomohon, Lurah Kumelembuai Djoni Pangemanan bersama masyarakat Petani Setempat.

Dikatakan Camat Tomohon Timur, Sjerly Bororing SP MM Sip, wilayah subur yang berada sekitar 800-900 meter di atas pemukaan laut juga mendapat julukan daerah diatas awan. Dengan akses jalan pertanian dan infrastruktur penunjang lainnya yang telah memadai baik akses jalan melalui Kota Tomohon, begitu juga dengan akses jalan lewat Tondano serta akses jalan lainnya melalui Desa Suluan Minahasa.

” Dengan terbukanya akses-akses yang memudahkan proses pengangkutan dan distribusi tentu memberikan kemudahan-kemudahan bagi masyarakat maupun investor,” Kata Bororing.

Kecamatan Tomohon Timur ini, lanjutnya, terkenal dengan sentra holtikultura di Kota Tomohon, dengan potensi investasi dan daya tarik Kota Tomohon dalam komoditi ini dan masuk dalam kawasan strategis agropolitan. Hal ini  yang menarik minat investor untuk menjajaki rencana pembuatan Pabrik Pengalengan sayur dengan investasi yang mencapai 8 Triliun.

Menurut Bororing, untuk mengembangkan potensi wilayah Keurahan Kumelembuai dan sekitarnya maka PT Arung Keke Berjaya yang saat ini dimotori oleh putra kawanua bernama Hengky Dotulong telah mengadakan pertemuan dengan Perwakilan Pemerintah Kota Tomohon yakni Asisten Ekonomi & Pembangunan Ronni Lumowa S Sos MSi, Camat Tomohon Timur, Sjerly Bororing SP MM Sip,  dan Lurah Kumelembuai  Djoni Pangemanan bersama masyarakat petani yang ada di Kelurahan ini.

Sosialisasi dari PT Arung Keke Berjaya kepada masyarakat petani, dimana rencana perusahan yang akan menginvestasikan modalnya untuk pembuatan pabrik pengalengan sayur di kelurahan Kumelembuai. Hal ini disampaikan Hengky Dotulong dalam pertemuan awal sekaligus sosialisasi rencana ini. Menurutnya, mengapa mereka memilih Kelurahan Kumelembuai, karena potensi dan keunggulan yang dimiliki kelurahan ini serta akses yang telah dibangun pemerintah.

Ditambahkan Hengky Dotulong, yang juga ketua rukun Dotulong di Sulawesi Utara ini mengatakan alasan dipilihnya Kumelembuai sebagai lokasi investasi juga karena Waruga Dotulong lokasinya berada di Kumelembuai serta keterpanggilan sebagai warga kawanua.

” Hal ini merupakan daya tarik tersendiri bagi rencana investasi ini, dan pada bulan ini akan segera melakukan pembebasan lahan dan langsung dengan peletakan batu pertama pembangunan pabrik ini,” tutur Dotulong, sambil berharap dukungan dan topangan dari pemerintah Kota.

Penjabat Walikota Tomohon Drs Sanny J Parengkuan MAP diwakili Asisten Ekonomi & Pembangunan Ronni Lumowa S Sos MSi,  mengatakan Pemerintah Kota Tomohon sangat menyambut baik rencana investasi ini dan akan memfasilitasi proses pengurusan izin dan memberikan kemudahan-kemudahan untuk mewujudkan rencana investasi ini.

Diharapkan agar masyarakat dapat menerima dan mendukung rencana investasi yang nantinya berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan perputaran arus ekonomi,’ Kata Lumowa.

Begitu juga yang disampaikan Camat Tomohon Timur Sjerly Bororing SP MM Sip, mengatakan bahwa perusahan ini akan mengadakan pertemuan-pertemuan selanjutnya untuk merealisasikan rencana investasi di Kota Tomohon.

” Seperti rencana pertemuan pada hari ini dan juga pada hari Kamis yang akan datang untuk mempercepat realisasi investasi menindak lanjuti rencana kegiatan ini,” Jelas Bororing.

(Visited 274 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *