Chat kami sekarang

Pemuda GMIM Nyatakan Penolakan Terhadap Praktek Kawin Kontrak

Sulutpos.com, Amurang – Pemuda GMIM nyatakan keprihatinan terkait merebaknya kabar dugaan kawin kontrak yang disinyalir coba dipraktekkan beberapa pekerja asing terhadap anak gadis di Kabupaten Minahasa Selatan.

Ketua Komisi Pelayanan Pemuda Sinode GMIM, Pnt Toar Pangkey,ST menegaskan jika kawin kontrak tidak dibenarkan oleh Negara dan agama pun melarang hal tersebut.

Jangan biarkan munculnya image generasi Muda di Minsel dan umumnya di Sulawesi Utara hanya bisa dinilai dengan uang. Untuk itu generasi muda diajak untuk berani menolak praktek tersebut.

“Termasuk juga Pemerintah, Gereja, terlebih pula para Orang Tua, dimintakan peranannya mengantisipasi hal tersebut,” tutur Pangkey.

Seperti diketahui, pada pekan lalu pihak Polres Minsel telah mengamankan tersangka yang diduga menjadi mucikari yang mencari anak gadis untuk dijual ke pekerja asing asal Turki yang bekerja di Kapal Genset Zeynep Sultan. Para anak gadis diiming-imingi uang hingga 50 juta per tahun untuk dijadikan istri kontrak para pekerja asing yang diketahui mengikat kontrak bekerja di Minahasa Selatan hingga 5 tahun kedepan. (Andre Dotz)

(Visited 117 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *