Tahir : Meninggalnya Korban, Karena Tenggelam

Sulutpos.com, Amurang – Air terjun di Desa Lelema, Kecamatan Tumpaan Minahasa Selatan memakan korban. Sefanya Mandey, remaja berusia 15 tahun harus mengakhiri hidupnya di lokasi air terjun tersebut, setelah tenggelam beberapa jam.

Zefanya yang tenggelam pada Senin, 8 Februari sore, baru ditemukan Selasa 9 Februari sekitar pukul 08.00 pagi dalam kondisi tak bernyawa.

Menurut beberapa saksi mata, bahwa sebelum kejadian naas tersebut, Zefanya mengunjungi lokasi air terjun tersebut dengan beberapa rekan sekolahnya untuk mandi, kebetulan hari tersebut merupakan libur Imlek.

Menurut kesaksian beberapa rekannya, bahkan sebuah video yang direkam hingga kejadian naas tersebut, bahwa Zefanya yang mengenakan pakaian singlet warna hitam dan celana pendek warna merah, terlihat hendak menolong temannya yang akan tenggelam, namun justru dirinya yang tenggelam.

Kapolres Minsel, melalui Kasat Reskrim Polres Minsel, AKP M Tahir, mengakui kronologis tersebut. Menurutnya, kejadian meninggalnya korban,  murni tenggelam.

” Korban adalah murni tenggelam, usai ditemukan tubuh korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum GMIM Kalooran Amurang untuk diotopsi,” Jelas Tahir.

Korban tercatat sebagai salah satu siswa di SMA Negeri 1 Amurang, asal desa Tumaluntung Kecamatan Tareran yang kini berdomisili di Desa Pinaling Kecamatan Amurang Timur, sebagaimana ibu korban merupakan Guru Agama di Jemaat Kaanaan Pinaling. (Andre Dotz)

(Visited 372 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Contact us
1
Hello
Ada yang bisa kami bantu?