Sejarah Berdirinya Jemaat GMIM Citra Anugerah Menembo-nembo Atas

Sulutpos.com, Bitung – Jemaat GMIM Eben Haezer Manembo-nembo Atas, Wilayah Bitung 7 di periode pelayanan tahun 2005 – 2009 tertata sebanyak 9 kolom, yang terbesar di tiga perumahan/pemukiman yang berbeda. Untuk kolom 1 s/d 6 berada di perumahan Gowapi, kolom 7 dan 8 berada di perumahan Indofood dan wilayah pemukiman sekitar, sedangkan jemaat kolom 9 berada di Perumahan Citra Anugerah.

Gedung Gereja Pertama kali didirikan
Gedung Gereja Pertama kali didirikan

Seiring dengan bertambahnya jemaat di Perumahan Citra Anugerah Jemaat Eben Haezer, tahun 2006 kembali melakukan pemekaran dari 9 kolom menjadi 11 kolom dimana kolom 9, 10 dan 11 berada Di Perumahan Citra Anugerah.

Adanya kerinduan dari jemaat kolom 9, 10 dan 11 yang berada di Perumahan Citra Anugerah untuk memiliki tempat beribadah pada suatu kompleks perumahan, maka melaui Pelayanan Khusus ketiga kolom mengusulkan maksud tersebut pada persidangan Majelis Jemaat Eben Haezer.

Adapun susnan Pelayan Khusus sebagai berikut :
Kolom 9 : Pnt. Julius Rumimpunu, B.A Sym. A. Mangawe Ngantung
Kolom 10 : Pnt. Hendrick Sologia, S.pd Sym. Eviani Tjan Kaempe
Kolom 11 : Pnt. Agus Ingkiriwang Sym. Selvi Kundiman Sasauw.

Hasil persidangan Majelis Jemaat Eben Haezer tanggal 10 Agustus 2006 menyetujui usulan dimaksud dan ditindaklanjuti dengan surat keputusan No. 01/SK/BPMJ.EH.MBO/VIII/2006 tanggal 27 Agustus 2006 membantuk Panitia pembelian tanah di Jemaat Kolom 9, 10 dan 11 lokasi Perumahan Citra Anugerah dengan susunan sebagai berikut :

Penasehat : Badan Pekerja Majelis Jemaat
Penanggungjawab : Majelis Jemaat Kolom 9, 10 dan 11
Ketua : Bpk. Alfrets Angkouw, S.E
Sekretaris : Bpk. Simon Tjan
Asisten Bendahara : Bpk. Stenly Wakari
Anggota : Bpk. Fanny Pangandaheng, S.Th
Bpk. Roy Wala
Bpk. Tonny Tatara
Bpk. Midel Matekohi
Bpk. Oktavianus Rotti
Bpk. Jerry Wayong
Ibu Marry Kabarey Game
Ibu Maya Aruperes Lowing
Ibu Nova Lengkey Ratela
Ibu Margareth Lahiwu Pusung
Nn. Amelia Sasauw.

Selama kurun waktu dua tahun yaitu sampai dengan tahun 2008, kembali Jemaat Eben Haezer melakukan pemekaran dari 11 kolom menjadi 12 sehingga kolom 9, 10 dan 11 mengalami perubahan menjadi kolom 10, 11 dan 12.

Selanjutnya Panitia Pembalian Tanah yang dibentuk melakukan negosiasi dengan pemilik tanah an . Bpk. Alfrets Rooroh disepakati harga tanah per m2 sebasar Rp 60.000,00 dengan luas 600 M2 sehingga total harga sebasar Rp 36.000.000,00 (600 M2 x Rp 60.000,00), dengan system pembayaran secara angsur selama 2 tahun. Dalam upah menyelesaikan pembayaran tanah dimaksud, Panitia melakukan pencarian dana secara intern jemaat kolom 10, 11 dan 12 serta extern jemaat sehingga pembayaran tanah tersebut dapat dilunasi pada tanggal, 03 Maret 2008.

Untuk menindaklanjuti tanah Gereja yang sudah dilunasi, maka di tahun 2010 dengan penataan tiga kolom yaitu kolom 10, 11 dan 12, Pelayan Khusus pada saat itu adalah :

Kolom 10 : Pnt. Ronny Katty
Sym. Tonny Tatara
Kolom 11 : Pnt. Hendrick Sologia, S.Pd
Sym. Eviani Tjan Kaempe
Kolom 12 : Pnt. Jemmy Lotjimmy
Sym. Selvi Kundiman Sasauw

Melakukan rapat dengan jemaat kolom 10, 11 dan 12 dengan kesepakatan membentuk Panitia Pembangunan dan Persiapan Pemekaran Jemaat. Hasil keputusan rapat disampaikan dalam Sidang Majelis Jemaat Eben Haezer dan mendapat persetujuan untuk dibentuk panitia.

Selanjutnya diangkat dan ditetapkanlah Pnaitia Pembangunan Gedung Gereja dan persiapan pemekaran jemaat di lokasi Perumahan Citra Anugerah, Lingkunagn 1 Kelurahan Manembo-nembo Atas, Kecamtan Matuari Kota Bitung, berdasarkan Surat Keputusan Nomor 021/SK/BPMJ-EH/II/2010, 28 Februari 2010 dengan struktur panitia sebagai berikut :

Pelindung/penasehat : Badan Pekerja Majelis Jemaat GMIM
Eben Haezer Manembo –nembo atasm Wilayah Bitung 7
Ketua I            : Ishak Boway, SE. M.M
Ketua II          : Jouke Watania
Sekretaris I    : Fanny Pangandaheng, S.Th
Sekretaris II  : Alfred Angkow
Bendahara      : Meike Koagow
Anggota           : Agustinus Ingkiriwang
: Maghda Kolondam, S.Pd
: maurits Timbowo
: Anice Mokalu
: Joice pandey

Dengan dilantiknya Panitia Pembangunan Gereja Persiapan Pemekaran Jemaat pada hari Minggu,28 Februari 2010,segala terobosan pun dilakukan; diantaranya ialah Panitia mengadakan sejumblah pertemuan dengan melibatkan Pelayan Khusus, melakukan upaya pencaharian dana melalui swadaya jemaat dalam bentuk partisipasi wajib Panitia Pembangunan Gereja, membuka peluang kepada keluarga-keluarga jemaat yang ingin berpatisipasi, dan upaya penggalangan dana dari luar jemaat melalui pembuatan kartu partisipasi maupun proposal dana laporan pertanggungjawaban keuangan panitia disampaikan kepada masing-masing warga jemaat dalam setiap bulan.

Dan hasil dari upaya pencaharian dana untuk pembangunan Gereja, diawali dengan pembuatan fondasi pagar pada bulan Mei 2010, yang berlanjut pada pembuatan fondasi bangunan Gereja pada tanggal 28 agustus 2010 ditandai dengan Ibadah Peletakan batu Pertama oleh Pdt. Noldi Kawatu, S.Th selaku ketua BPMJ GMIM Eben Haezer Manembo-nembo Atas, wilayah Bitung 7.

Senin,07 Februari 2011 merupakan tahapan pembuatan bangunan Gereja semi permanen. Dalam perkembangannnya pada hari sabtu,02 April 2011 pada rapat Panitia Pembangunan bersama Pelayan Khusus Kolom tanggapan yang diberikan oleh Pelayan Khusus Kolom bahwa Bangunan gereja Semi Permanen yang dibuat dengan kisara anggaran sebesar Rp42.822.700,00 ( Empat puluh dua juta delapan ratus dua puluh dua ribu tuju ratus rupiah),sudah layak digunakan. Selanjutnya pada hari Minggu,15 Mei 2011 Panitia Pembangunan Gedung Gereja melayangkan surat permohonan Pembentukan Jemaat Mandiri dengan nama “ Jemaat GMIM Anugerah “ Kepada BPMJ GMIM Eben Haezer Manembo-nembo Atas Wilayah Bitung 7,dengan Nomor : 21/PP-GMIM/PCA/V2011. Waktu terus berjalan, dan Panitia tinggallah penantian.

“Pejalanan manakah yang tidak membutuhkan semangat? dan Musafir manakah yang tidak membutuhkan kekuatan? Tangan Tuhan manis terentang mendukung dan melindungi dengan kekuatan yang cemerlang . Ia hadir dan menjawab kerinduan dan harapan Keluarga Besar Jemaat Kolom 10, 11, dan 12,” Kata Pdt. J. Tumbel-Watulingas,S.Th, selaku ketua BPMJ GMIM Eben Haezer Manembo-nembo Atas- Ketua Wilayah Bitung 11.

Dalam pertemuan dengan warga jemaat kolom10,11,dan 12 tentang pemekaran jemaat, hasil pertemuan tersebut disampaikan dalam Persidangan Majelis Jemaat Eben Haezer dan mendapat persetujuan peserta sidang, yang ditindaklanjuti dengan surat usulan BPMJ tentang pemekaran jemaat dengan nama GMIM Citra Anugerah kepada Majelis Sinode GMIM di Tomohon.

Berdasarkan surat usulan Badan Pekerja Majelis Jemaat Eben Haezer. Majelis Sinode GMIM menyetujui pemekaran jemaat Kolom 10,11,dan 12 menjadi jemaat mandiri dengan terlebih dahulu melakukan pemekaran kolom menjadi 5 kolom yaitu kolom 1,2,3,4,dan 5 serta memenuhi beberapa persyaratan untuk jemaat mandiri diantara Pemilihan Pelayan Khusus dan para pelayan Bipra kaum Bapak, Ibu, Pemuda remaja dan Anak.

Setelah Majelis Jemaat eben Haezer Manembo-nembo Atas melakukan pemekaran kolom dan pemilihan Pelayan Khusus Pelayan Bipra maka oleh Majelis Sinode menetapkan hari dan tanggal penthabisan yaitu Minggu,27 Januari 2013 menjadi awal dari kemandirian Jemaat GMIM Citra Anugerah Manembo-nembo Atas, wilayah Bitung 11, melalui Ibadah Penthabisan Gedung Gereja. Yang dipimpin oleh BPMS yaitu Pdt, Roy Tamaweol Th.M. Demikianlah Jemaat Citra Anugerah menjadi salah satu Jemaat di Bitung Sebelas.

Sementara menunggu penempatan Ketua BPMJ Citra Anugerah yang Definitif maka Pdt Yetty Tumbel Watulingas S.Th sebagai Ketua BPMW Bitung XI di percayakan oleh BPMS untuk menjadi pelaksana tugas sebagai Ketua BPMJ Citra Anugerah Manembo-nembo atas. pada tanggal 5 juni 2013 BPMS dengan Surat Keputusan Nomor B 642 tahun 2013 menempatkan/menugaskan Pdt, Dekky Jusuf Karundeng S.Th sebagai Ketua BPMJ Citra Anugerah yang pertama.[Frangky Mantiri]

Sumber : Buku sejarah gereja Citra Anugerah

(Visited 741 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *