Sosialisasi Penyesuaian Tarif Air PDAM Kota Tomohon

Sulutpos.com, Tomohon – Dalam rangka memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat dalam hal pelayanan akan ketersediaan air minum serta mengembangkan managemen perusahaan, pihak Perusahaan Daerah Air Minum PDAM Kota Tomohon menggelar sosialisasi penyesuaian tarif air di lantai tiga kantor Walikota Tomohon kamis(17/3). Seperti yang diuraikan dalam siaran pers Humas Pemkot Tomohon.

Sekretaris Kota DR Drs Arnold Poli SH MAP, saat membuka kegiatan mengharapkan kepada pimpinan PDAM serta seluruh karyawannya untuk dapat berkerja semaksimal mungkin agar segala rencana program kedepan dalam memantapkan serta memajukan perusahaan dapat terwujud, disisi Poli mengimbau kepada para camat dan lurah untuk turut bekerja sama, berkoordinasi  dengan pihak PDAM dalam hal mengecek langsung akan pemasangan instalasi air.

Perusahaan Daerah Air Minum PDAM Kota Tomohon menggelar sosialisasi penyesuaian tarif air di lantai tiga kantor Walikota Tomohon kamis(17/3).[Humas]
Perusahaan Daerah Air Minum PDAM Kota Tomohon menggelar sosialisasi penyesuaian tarif air di lantai tiga kantor Walikota Tomohon kamis(17/3).[Humas]

“Artinya memantau pipa/meteran air yang masih aktif dan yang sudah tidak aktif sehingga berbagai permasalahan dalam pelayanan air akan terselesaikan dan hal ini akan sangat membantu akan perkembangan perusahan kedepan,” tegas Poli. 

Sementara pelaksana tugas PDAM Kota Tomohon Ir H V Lolowang MSc yang saat ini menjabat sebagai Assisten Administrasi Umum Setda Kota Tomohon menjelaskan bahwa landasan utama kebijakan tarif air di PDAM Kota Tomohon adalah kaitannya dengan produksi air lebih besar dari harga jual air setiap m³ sehingga keadaan ini menyebabkan efek domino pelayanan PDAM Kota Tomohon yang tidak optimal.

“Karena tarif air yang diberlakukan PDAM Kota Tomohon dengan tarif dasar sebesar Rp 2000, tidak seimbang lagi dengan biaya produksi (harga pokok produksi) saat ini,” kata Lolowang.

Bahkan, lanjut Lolowang, tarif air yang diberlakukan ini sejak tahun 2000 hingga sekarang belum pernah mengalami penyesuaian.

“Untuk itu kami akan berupaya membuat kebijakan penyesuaian akan tarif dasar, jika dibandingkan dengan tarif dasar yang ada di Kabupaten/Kota lain di sulut, tarif PDAM Kota Tomohon yang paling dibawah rata-rata, terang Lolowang,” tutur Lolowang.

Ditambahkannya, penyesuaian tarif yang akan diberlakukan tentunya menyesuaikan dengan peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 23 tahun 2006 tentang penyesuaikan tarif air minum pada perusahaan daerah air minum, dan penyesuaiannya sesuai formula Permendagri tersebut yakni kategori kelompok I (kelompok yang disubsidi), kelompok II (diberlakukan tarif dasar), dan untuk kelompok III (diberlakukan tarif penuh).

“Selain untuk peningkatan pendapatan daerah, hal ini bertujuan untuk peningkatan kinerja karyawan, serta kesejahteraan masyarakat dalam kebutuhan akan air, ketika dipercayakan untuk memimpin perusahaan ini, saya akan berusaha untuk memperbaiki managemen serta kesejahteraan karyawan, selain itu akan memaksimalkan pelayanan terhadap masyarakat,” tutup Lolowang.

Hadir sebagai peserta para camat dan lurah se-Kota Tomohon, hadir pula Ketua Banwas PDAM Semuel M Gosal bersama jajaran PDAM Kota Tomohon.[Glenn Kapele]

Press Rilis Humas Pemkot Tomohon

(Visited 386 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *