Chat kami sekarang

Bukit Wengkang dan Kisah Kepahlawanan yang Mulai Usang

Foto: Warga Desa yang berdiri dekat Situs Budaya Bukit Wengkang, Desa Telap, Tondano. Sebelum rusak, dulunya di tempat itu terdapat Meja Batu yang pada Zaman dahulu dijadikan salah tempat pertemuan Kepala Walak Kakas dan Walak Toulour (Touliang/Toulimambot).


Bukit Wengkang, terletak di Desa Telap, Kabupaten Minahasa. Tanah Bukit milik Desa ini,  berada di sebelah Timur pinggiran Danau Tondano, menyimpan banyak kisah sejarah. Mulai dari cerita perlawanan rakyat Malesung (sebutan mula-mula untuk Minahasa) melawan ekspansi kerajaan Bolaang Mongondow, dan hubungannya dengan Minawanua dalam kisah Perang Tondano Pertama tahun 1661-1664 melawan Belanda.

Danau Tondano di lihat dari Bukit Wengkang, Desa Telap, Tondano.[SulutPos.com/Novy]
Danau Tondano dilihat dari Bukit Wengkang, Desa Telap, Tondano.[SulutPos.com/Novy]
Ada cerita rakyat setempat yang mengisahkan tentang salah satu kepahlawanan Dotu Wengkang, yang sampai bertempur hingga ke pesisir timur pantai Minahasa ketika menghalau para perompak/Bajak Laut Mangindano (Filipina Selatan).

Walaupun tidak banyak penulis yang menuliskan kisah tentang Bukit Wengkang, tapi setidaknya telah menambah catatan sejarah Lokal (daerah) maupun Nasional. Terlepas dari berbagai kisah sejarah, ataupun cerita rakyat yang telah dibumbuhi legenda, Bukit Wengkang yang diambil dari nama seorang Dotu/Kepala Walak Kakas, tetaplah sebuah Bukit yang mulai terlupakan.

Penting untuk diperhatikan, antara pelestarian nilai-nilai budaya dengan doktrin agama, di mana sebenarnya tidak perlu terjadi Pro-Kontra.  Salah satunya, Nilai positif yang diajarkan oleh para lelulur sebenarnya bisa menjadi ‘Filter’ budaya lain bagi generasi berikutnya.[nv]

PERANG TONDANO (1809): Kisah Heroik Orang Minahasa Melawan Pasukan Belanda

(Visited 1.861 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *