Chat kami sekarang

Dubes Indonesia Untuk Negara Serbia Kunjungi Minahasa

Sulutpos.com, Tondano – Duta Besar (Dubes) Indonesia Untuk Negara Serbia Harry James Kandouw SH, siang tadi Selasa (02/05) kunjungi Tanah Toar Lumimuut Tondano.

Kedatangan Dubes Ini di sambut langsung Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow Msi, yang di dampingi Sekretaris Daerah Jeffry Korengkeng SH, Msi bersama Assisten II Minahasa, DR Wilfort Siangian SH, Dan Camat Tondano Selatan Robert Ratulangi SPd. Di Restoran Moy Tondano.

Menurut Dubes, Kedatangan dirinya ini, di samping mengunjungi Tempat Kelahiran, Pihaknyapun bermaksud membina kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Minahasaa dengan Negara Serbia.

“ Selaku Kepala Perwakilan dan Duta Besar, memang sudah tugas utama untuk membuat kegiatan yang menguntungkan Indonesia, dan di dalamnya adalah Kabupaten Minahasa, terlebih lagi saya sebagai Putra Daerah yang memang mempunyai niat  mempromosikan dan memperkenalkan Minahasa ke Luar Negeri khususnya di Serbia,” Ujarnya.

Lebih Lanjut Kandouw mengatakan Pihaknya akan membangun kerjasama di bidang Pendidikan sambil berharap pemerintah Kabupaten akan mengirimkan Para Sarjana yang masih mempunyai gelar S1, untuk dapat melanjutkan studinya di negara itu.

“Mudah – mudahan dengan pertemuan ini akan lebih terlihat peluang kerjasamanya, khususnya di bidang Pendidikan, Kebudayaan, serta perekonomian, dan dalam waktu dekat ini pemerintah kabupaten akan mengunjungi Negara Serbia, karena di sana ada salah satu Universitas terkemuka yang tergolong  bagus, dan saya berharap akan ada pengiriman Mahasiswa S1  untuk bisa mengambil S2,Dan S3 di sana.” Ujar Kandow.

Sementara itu Bupati Minahasa sangat menyambut baik dan Serius akan kunjungan dan tawaran yang di berikan oleh Dubes itu, ”Karena pendidikan Sanggat penting, dan untuk itu pemerintah Kabupaten Minahasa menanggapi dengan serius mengenai tawaran ini, dan jika sudah ditandatangani kesepakatan maka minimal tahun depan  kita sudah akan mengirimkan mahasiswa lulusan S1 dan meneruskanya di sana dengan mengambil Gelar S2, apalagi Pendidikan di sana tergolong murah, namun harapan jika sudah berhasil akan bisa kembali supaya dapat berkarir di minahasa.” ujar Sajow.(Noldi)

(Visited 164 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *