Chat kami sekarang

Persiapan Pilhut Serentak, Stabilitas Keamanan 49 Desa Harus Diperketat

Sulutpos.com, Amurang – Aparat kepolisian dalam hal ini Polres Minahasa Selatan (Minsel) diharapkan siaga dan meningkatkan sistem pengamanan khususnya disejumlah desa yang kini dalam persiapan menghadapi Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) serentak.

Menurut Koordinator Forgemak Minsel Henly Tuela, potensi rawan konflik di desa sangat besar jelang pilhut, sehingga peranan pihak kepolisian Minsel dibawah pimpinan Kapolres yang baru AKBP Arya Perdana diminta untuk melakukan sejumlah langkah antisipasi gangguan kamtibmas. Sosialisasi maupun pembinaan menyangkut keamanan lingkungan sangat penting dilakukan, sebagai upaya pencegahan timbulnya konflik dalam pelaksanaan tahapan Pilhut serentak di Minsel.

Tuela meyakini bahwa Kapolres Minsel yang baru merupakan figur yang mempunyai kemampuan yang tidak bisa diragukan lagi. Selain tegas dan ditunjang pengalaman karir sebelumnya, AKBP Arya Perdana diyakini mampu melakukan pendekatan persuasif dalam menangani konflik.

“Apalagi pengalaman AKBP Arya Perdana sebelumnya merupakan komandan Tim Baracuda Polda Sulut yang sudah teruji,” kata Tuela.

Tuela menambahkan, kiranya pihak aparat keamanan bisa melakukan pendekatan-pendekatan yang baik dan terarah dalam meredam konflik antar calon kumtua maupun pendukung jelang suksesi Pilhut serentak di bulan Agustus mendatang.

“Dalam hal ini pula, pihak Kepolisian diharapkan juga bersinergi dengan pihak desa pelaksana Pilhut, agar bisa menghindarkan hal-hal yang tidak diinginkan bersama,” tutur Tuela.

Sebelumnya Kapolres Minsel AKBP Arya Perdana dalam wawancaranya dengan wartawan usai serah terima jabatan pekan lalu, menyatakan bahwa akan melaksanakan tugasnya sebaik mungkin, didalamnya memberantas perjudian, minuman keras, dan meningkatkan sistem keamanan. (Andre Dotz)

(Visited 250 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *