Sering Ancam Akan Di Bunuh, Seorang Ayah Tebas Kaki Anaknya Sampai Putus

Sulutpos.com, Tondano – Inilah akibatnya jika antara anak dan ayah sudah tidak saling menghargai  satu sama yang lain bisa – bisa berakibat pada hal yang fatal dan bahkan merugikan Pihak Keluarga sendiri.

Seperti yang di alami Hendriko Sumendap (20) Warga Desa Passo jaga IV Kecamatan Kakas Barat, yang harus merelakan Kaki Kirinya putus terkena sabetan Parang oleh Ivan Sumendap (46) yang merupakan Ayah Korban sendiri.

Dari data yang di himpun Wartawan Sulutpos.com, Kejadiannya bermula dari tingka Korban yang pulang ke rumah dalam keadaan Mabuk berat, dengan sepontan Ayah Korban menegurnya namun teguran tidak di terima malah  mengundang tersangka untuk berkelahi dengan itu korban mengancam tersangka untuk di bunuh, namun ancaman itu tidak di gubris oleh tersangka, melihat respon tersebut korban tidak menerima akan apa yang di lakukan Ayahnya dan dengan itu terjadi adu mulut dan berimbas pada perkelahian,

Melihat Korban membawa Sajam, Tersangka langsung mengambil sebilah parang dengan maksud menjaga diri, namun apa daya perkelahian itupun tidak terelakan, beberapa kali korban menyerang dengan Pisau ke arah tersangka namun tersangka hanya menghindar sampai akhirnya  dengan keadaan terpaksa Korban Menebas tersangka di bagian tumit kaki kiri dengan sekali tebasan yang membuat kakinya putus.

Pernyataan itu di katakan tersangka saat di temui wartawan di rumah tahanan polsek Kakas pada Senin (30/05) tadi.

Kapolsek Kakas Iptu Mardy Tumanduk SH, Ketika di konfirmasi membenarkan akan kasus penganiayaan ini,” Saat mendapatkan laporan Pihak Polsek langsung mengarah Ke TKP, dan kejadiannya pada minggu (29/05) sekitar pukul 22.00 wita yang di mana peristiwa bermula dari kepulangan Korban dalam keadaan Mabuk kemudian di tegur oleh tersangka namun teguran itu malah di balas dengan ancaman di mana korban di ancam akan di bunuh, dan terjadilah peristiwa ini, “ ujar Tumanduk.

Setelah kejadian itu Pihak Polsek Kakas langsung mengamankan TKP dan Tersangka di bekuk dan di bawa ke Polsek  untuk di lakukan pendalam pemeriksaaan, sambil mengumpulkan saksi -saksi, dan untuk korban sendiri langsung di larikan ke rumah sakit Budi Setia Langowan, yang akhirnya  di rujuk ke Rumah sakit Prof Kandouw Malalayang.( Noldy)

(Visited 558 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Contact us
1
Hello
Ada yang bisa kami bantu?