Chat kami sekarang

JWS : Tak Ada Desa Yang Merayakan Pengucapan Syukur Secara Terpisah

Sulutpos.com, Tondano –   Menyambut Pengucapan Syukur, sesuai penetapan tanggal yang di jadwalkan serentak  pada 24 juli mendatang, Pemerintah Daerah Kabupaten Minahasa Meminta agar warga yang ada tidak melaksanakannya secara terpisah di luar tanggal yang di tetapkan.

Himbauan  tersebut di katakan Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow Msi, saat menghadiri Penanda Tanganan Prasasti sejumlah bangunan dalam Anggaran APBDes 2015, di Aula SLA Tompaso pada selasa (28/06).

Menurutnya perayaan pengucapan syukur ini dapat dipahami dan dilakukan secara bersama- sama, karena dengan begitu tidak akan menimbulkan permasalahan yang berdampak pada ganguan  Kamtibmas.

“Tak ada Desa yang merayakan pengucapan syukur secara terpisah, karena pemerintah telah tetapkan akan tanggalnya, dan saya harap semua desa juga kelurahan bisa melaksanakan sesuai waktu penetapan itu, karena jika kedapatan maka pemerintah Kabupaten pasti akan memberikan sangsi bagi Hukum Tua di desa , dan itu tetap akan menjadi perhatian kami,” tegas Sajow.

Lebih lanjut dikatankanya dengan pelaksanaan pengucapan syukur serentak ini diharapkan akan meminimalisir angka gangguan Kamtibmas di desa, juga menekan Anggaran pengeluaran ditengah Masyarakat.

“Dengan berpengucapan syukur serentak ini, maka kita pun telah membantu akan Pihak Kepolisian dalam menjaga  keamanan, begitupun karena semua desa merayakannya , maka otomatis akan menekan Anggaran yang nanti di keluarkan warga, kan yang akan berkunjung hanya sedikit orang, jadi jangan boros, sediakanlah sesuai kebutuhan, supaya tidak mubasir, karna kebiasaan kalau berpengucapan Syukur banyak Masyarakat yang memaksakan diri menyediakan makanan yang banyak namun akhirnya tidak di makan, karena tamu yang datang hanya sedikit,” ujarnya.

Kepada Para Camat Se Kabupaten Minahasa, juga para Pegawai Negeri Sipil bahkan Masyarakat, JWS juga menghimbau untuk tidak menyediakan Minuman Keras ( Miras) di dalam rumahnya, “Tak ada PNS maupun aparat pemerintahan lainya yang menyediakan Minuman Keras di dalam rumahnya, kalau kedapatan saya tak segan – segan untuk menonaktifkan dari jabatanya,” pungkas Sajow. (Ody)

(Visited 241 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *