Chat kami sekarang

Polres Minsel Tetapkan Owner PT SAA Sebagai DPO

Sulutpos.com, Amurang – Pasca menghilangnya owner PT Sejahtera Alam Anugerah (SAA) yang diduga telah menggelapkan uang milik user yang sebelumnya dijanjikan akan dibuatkan perumahan minimalis, pihak kepolisian kini menseriusi kasus yang telah dilaporkan langsung para user.

Kapolres Minsel AKBP Arya Perdana,SIK,SH,MSi melalui Kasat Reskrim AKP Muh Ali Tahir mengaku bahwa laporan dari user yang merasa dirugikan telah diterima pihaknya. Kemudian ditindak lanjuti dengan penyidikan terhadap beberapa pihak terutama owner PT SAA.

Namun demikian Tahir mengakui saat ini pihak PT SAA sulit untuk ditemui. Saat diperlukan untuk dimintai keterangan pihak owner perusahan tersebut tidak diketahui dimana, sehingga kini oknum bersangkutan ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

Aldy Monareh warga Minsel, merupakan salah satu user yang merasa dirugikan berharap keseriusan pihak kepolisian dalam menangani kasus ini, “Begitu pula pemerintah jangan tinggal diam. Karena tahapan sosialisasi ke desa-desa terkait promosi perusahan tersebut melibatkan pemerintah yang disinyalir mengeluarkan rekomendasi untuk sosialisasi tersebut,” keluh Monareh

Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu,SE dan Kasat Reskrim Polres Minsel AKP Ali M. Tahir.
Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu,SE dan Kasat Reskrim Polres Minsel AKP Ali M. Tahir.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dalam hal ini Bupati Christiany Eugenia Paruntu,SE, ketika diwawancara belum lama ini, turut menyatakan keprihatinannya terhadap kasus tersebut. Dalam hal ini Paruntu menegaskan bahwa memang pemerintah memberikan izin masuknya perusahan tersebut di Minsel, namun tidak pernah memberikan rekomendasi terhadap promosi perusahan bersangkutan untuk menarik minat para masyarakat menjadi user.

“Selaku pemerintah pastinya memperhatikan dan membela masyarakatnya, untuk itu dengan adanya kasus ini, Pemkab Minsel mendukung upaya dari Polres Minsel untuk menindaki perusahan bersangkutan,” ujar Bupati.

Sebagaimana pemberitaan sebelumnya, bahwa dari informasi yang diperoleh, dalam kasus proyek rumah minimalis 6×6 PT SAA di Minsel, ada sekitar 770 Kepala Keluarga (KK) yang sudah memberikan uang pendaftaran sebesar Rp 250.000, didaalamnya terdapat sekitar 350 KK sudah menyetorkan uang muka sebesar Rp 3.500.000.(Andre Dotz)

(Visited 654 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *