Tak Ada Koordinasi, Aktivitas Penggusuran Lahan Perkebunan di Popareng Dihentikan

Sulutpos.com, Amurang – Aktivitas penggusuran lahan seluas 93 hektar di Desa Popareng, Kecamatan Tatapaan, ternyata tidak ada koordinasi dengan pihak pemerintah.

Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu,SE
Bupati Minahasa Selatan, Christiany Eugenia Paruntu,SE.

Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu,SE, setelah mengetahui bahkan melihat langsung adanya aktivitas tersebut, segera mengintruksikan pemerintah kecamatan yang ada untuk menghentikan aktivitas diperkebunan tersebut, yang juga disinyalir tanpa koordinasi atau pemberitahuan terkait kepemilikan lahan tersebut.

Bupati Tetty Paruntu ketika dikonfirmasi mengakui jika dirinya tidak mengetahui bahwa di wilayah tersebut ada aktivitas penggusuran lahan. Bahkan pemilik atau pihak pengelola lahan perkebunan tersebut ternyata belum mengantongi izin resmi dari pemerintah.

Dalam hal ini Paruntu mengharapkan adanya kesadaran dari masyarakat maupun pihak perusahaan untuk menaati aturan yang diterapkan Pemerintah Kabupaten.

Terpisah, Camat Tatapaan Verra Karwur ketika dikonfirmasi mengakui bahwa pihaknya telah menginstruksikan agar pihak pemilik lahan untuk menghentikan aktivitas penggusuran dilokasi perkebunan tersebut. Karwur mengakui, bahwa memang saat proses pembelian lahan tersebut beberapa waktu lalu, dirinya dilibatkan makanya tahu ukuran lahan tersebut seluas 93 hektar.

Dan informasi yang diperoleh, lokasi tersebut akan dijadikan lokasi penanaman kelapa sawit. Dari aktivitas penggusuran lahan tersebut, terpantau ada sekitar 12 alat berat berupa Eskavator. (Andre Dotz)

(Visited 366 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Contact us
1
Hello
Ada yang bisa kami bantu?