Chat kami sekarang

Polres Minahasa Lidik Dugaan Pemotongan Anggaran, Bidik Misi Unima

Sulutpos.com, Tondano – Adanya dugaan pemotongan dalam penyaluran Dana bantuan bagi Mahasiswa dalam program Bidik Misi tahun 2013-2015 lalu di Universitas Negeri Manado (Unima) kini tengah didalami penyelidikanya oleh Pihak Kepolisian Resort Minahasa.

Pernyataan tersebut dikatakan Kapolres Minahasa AKBP Syamsubair SIK kepada wartawan SulutPos.com saat di Konfirmasi di ruang kerjanya pada Rabu (20/07).

” Sesuai dengan pengeluhan dari Mahasiswa yang tengah mendapatkan Dana Bidik Misi pada tahun 2013, 2014, dan 2015, di mana dalam penyaluranya tersebut tidak sesuai kriteria, yang disinyalir ada pemotongan, dengan jumlah mahasiswa cukup besar kurang lebih 900 orang, maka kami kini tengah menyelidiki  kasus ini, ” ujar Kapolres.

Lebih lanjut di katakanya, guna pemeriksaan lebih lanjut pihak Polres sendiri sudah memanggil sejumlah saksi bahkan korban yakni para mahasiswa untuk di mintai keteranganya.

” Sudah ada Enam Mahasiswa yang kami mintai keterangan terkait kasus ini dan pernyataan mereka sama yakni terdapat pemotongan dalam penyaluran Dana milik pemerintah yang di peruntukan bagi para Mahasiswa, yang pasti untuk penyelewengan Anggaran APBN ini sudah sangat jelas ada, namun masih menunggu ke tahap penyidikan lebih lanjut, sampai ke siapa oknum yang nanti akan di tetapkan sebagai tersangkanya juga berapa nominal Kerugian Negara di dalamnya, ” terang Syamsubair. (Ody)

(Visited 1.287 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *